Investigasi dibuka pada bulan Agustus atas tuduhan bahwa Pogba menjadi target plot pemerasan oleh saudaranya Mathias dan teman-teman masa kecilnya yang menuntut jumlah sekitar Rp 208 miliar.
Mathias Pogba dan empat lainnya didakwa sehubungan dengan masalah tersebut dan Deschamps menganggap Paul Pogba sebagai "korban".
"Itu adalah momen yang sangat sulit baginya, ya," kata Deschamps.
Baca Juga: Enak ya, Bunda Corla teriak Asiapp, diganjar Rp 100 juta oleh Atta Halilintar
"Saya berbicara dengannya secara teratur. Dia seseorang yang memiliki mentalitas besar. Jelas, terkait dengan cederanya, tidak mudah untuk ditangani. Tapi secara psikologis, dia baik-baik saja."kata Deschamps.***