Alexander-Arnold memang bukan bek biasa. Sebagai pemain bertahan, penampilannya cenderung lebih ofensif. Bukti validnya adalah untuk Liverpool sangat fenomenal. 12 assist-nya musim ini hanya dilampaui oleh Mohamed Salah.
Bek Tengah — Ruben Dias (Manchester City)
Ruben Dias sejak kedatangannya dari Benfica memang menjadi pembeda. Dia memenangkan dua gelar dalam dua tahun, dan terpilih sebagai pemain terbaik divisi musim lalu.
Baca Juga: Berminat Sekolah di Luar Negeri? Beasiswa ini Bisa Jadi Solusinya. Siswa SMA Silakan Mendaftar
Begitu juga pengaruhnya di City sekarang. Penampilan City menurun ketika dia tidak bermain dan dia akan menjadi sangat penting bagi para juara di tahun-tahun mendatang.
Bek tengah — Virgil van Dijk (Liverpool)
Berbicara tentang pejuang, Virgil van Dijk telah bangkit kembali dengan cemerlang dari penampilan musim 2020-21 yang diganggu cedera.
Pemain Belanda dengan tinggi badan di atas rata-rata juga selalu tampil, tidak melewatkan satu menit musim ini dan menjadi andalan di lini belakang pasukan Jurgen Klopp.
Baca Juga: AS Roma Juara Liga Konferensi Eropa, Jose Mourinho Catatkan Rekor
Bek kiri — Andy Robertson (Liverpool)
Jika Cancelo memainkan semua permainannya di posisi ini, dia akan menjadi pesaing yang kuat. Tapi Cancelo bermain di dua sisi, tak pernah tetap. Andy Robertson menjadi kandidat terkuat.
Sebagai full-back, tidak banyak yang lebih baik daripada pemain Skotlandia ini. Robertson merupakan pembelian terbaik Liverpool. Liverpool hanya membayar £8 juta, atau sekitar Rp 152 miliar pada tahun 2017!
Gelandang tengah — Rodri (Manchester City)
Mungkin secara keseluruhan musim ini, penampilan Rodri tidak terlalu konsisten. Bahkan dari sisi strategi, Rodri kurang berperan sebagai lini tengah Manchester City.