Prosesi gelar berlanjut untuk Madrid
Tuntutan gelar Madrid memicu semangat juang mereka melewati kesulitan untuk mengamankan kemenangan, dan kinerja mereka di El Sadar tidak berbeda.
Los Blancos melewati badai awal dari tuan rumah untuk memimpin babak pertama dan, meskipun Benzema dua kali gagal dari jarak 12 yard, berjuang untuk meraih kemenangan atas Osasuna, yang belum pernah mengalahkan Madrid dalam 14 pertemuan papan atas.
Pemain sayap Rodrygo menjadi bintang pertunjukan saat perkenalannya di babak pertama memicu kebangkitannya melawan Sevilla, dan dia kembali tampil bagus melawan Osasuna saat dia memenangkan dua penalti dan menciptakan empat peluang tertinggi dalam pertandingan.
Baca Juga: Antisipasi Penumpukan di Jalan Tol, Ini yang Akan Dilakukan Dishub Jawa Tengah
Keunggulan kreatif pemain internasional Brasil itu tidak membuahkan hasil bagi Benzema, yang menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu pertandingan LaLiga sejak Raul Tamudo melawan Betis pada April 2006.
Budimir telah mencetak gol di masing-masing dari lima pertandingan LaLiga terakhirnya (total lima gol) saat ia menjadi pemain Osasuna kedua yang mencetak gol dalam lima pertandingan papan atas berturut-turut di abad ke-21 setelah Richard Morales pada 2004. Namun, upaya sang striker pada akhirnya terbukti sia-sia melawan pemimpin liga. Osasuna tetap kalah.
Baca Juga: Kumpulan Quotes Kartini, Inspiratif dan Penuh Makna
Hasil Laga LaLiga Spanyol, Rabu (20/4)
- Atletico Madrid 0-0 Granada
- Celta Vigo 0-2 Getafe (B.Mayoral 23', 51')
- Osasuna 1-3 Real Madrid (A.Budimir 13' - D.Alaba 12', M.Asensio 45', L.Vazquez 90'+6)
Selanjutnya Madrid bertandang ke Manchester City di leg pertama semifinal Liga Champions pada Selasa, sebelum menjamu Espanyol pada Sabtu – sehari sebelum Osasuna bertandang ke Elche.***