TITIKTEMU.CO, Portugal - Penurunan performa Cristiano Ronaldo dalam mencetak gol tidak menjadi perhatian pelatih timnas Portugal Fernando Santos, yang merasa gembira luar biasa setelah berhasil dalam semifinal play-off kualifikasi Piala Dunia Portugal melawan Turki.
Dua gol babak pertama dari Otavio dan Diogo Jota membuat Portugal memegang kendali di Porto, tetapi Burak Yilmaz membalaskan satu gol setelah laga berlangsung satu jam.
Yilmaz juga memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan dari titik penalti saat pertandingan tinggal lima menit tersisa.
Namun, Yilmaz meleset dari target dari jarak 12 pas dan Matheus Nunes, pemain Portugal justru menyelesaikan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah pada masa tambahan waktu.
Ronaldo juga nyaris membuat gol, namun tembakannya membentur mistar di babak terakhir pertandingan.
Penyerang Manchester United itu melakukan lima upaya ke gawang dan mengenai target dengan dua di antaranya. Diogo Jota (38), yang bermain 20 menit lebih sedikit dari Ronaldo, adalah satu-satunya starter lapangan Portugal dengan sentuhan lebih sedikit dari dia (40).
Ronaldo juga gagal mencetak gol dalam hasil imbang Portugal dengan Republik Irlandia dan kekalahan dari Serbia yang membuat pasukan Santos gagal lolos otomatis ke Qatar dan harus berjuang melalui play-off kualifikasi.
Kapten timnas Portugal itu juga hanya mencetak empat gol dalam 13 penampilan terakhirnya di semua kompetisi untuk klub dan negara, tetapi bos Portugal itu tidak peduli dengan penampilannya.
“Ronaldo dinilai dari gol yang dia cetak, selalu seperti itu,” kata Santos.
Baca Juga: Menikmati Bubur Suro Khas Ramadhan Peninggalan Sunan Bonang di Tuban
“Dari sudut pandang saya, dia memainkan permainan yang luar biasa, menyatukan tim, bekerja dan menekan dengan intensitas permainan.
"Dia tidak mencetak gol, tetapi itu tidak membatalkan penampilan luar biasa Ronaldo. Dia memiliki beberapa peluang. Dia tidak mengonversinya, tetapi dia membuka banyak ruang untuk orang lain dan itu adalah sesuatu yang perlu disorot."tegas Santos