TITIKTEMU.CO, ABU DHABI - Thomas Tuchel merasa Chelsea pantas menjadi pemenang Piala Dunia Antarklub. Ia terus menantang timnya untuk terus menambah koleksi gelar mereka.
Kai Havertz mengonversi penalti di babak perpanjangan waktu untuk mengamankan kemenangan 2-1 melawan pemegang Copa Libertadores Palmeiras.
Tambahan tropi ini membuat Chelsea mencatatkan kesuksesan dalam turnamen klub unggulan FIFA dengan gelar Liga Champions dan Piala Super yang mereka angkat tahun lalu.
Baca Juga: Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub
Tropi Chelsea berluang bertambah di level lokal. Akhir bulan Februari 2022, pasukan Tuchel akan berlaga di final Piala Liga melawan Liverpool.
Tuchel, yang melewatkan kemenangan semifinal timnya atas Al Hilal karena positif COVID-19, semalam bisa mendampingi timnya dari pinggir lapangan.
Ia melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab untuk final Piala Dunia Antarklub menggunakan pesawat pribadi klub, setelah dinyatakan bebas Covid-19.
Meski mengakui Chelsea membutuhkan sedikit keberuntungan untuk menghindari adu penalti, mantan bos Paris Saint-Germaint menganggap ini sebagai kemenangan yang pantas.
“Anda membutuhkan keberuntungan untuk mencetak gol di akhir pertandingan, tetapi kami tanpa henti, dan kami tidak berhenti berusaha”, kata Tuchel kepada Channel 4, setelah melihat gol pembuka Romelu Lukaku dibatalkan oleh tendangan penalti Raphael Veiga.
Baca Juga: Liga Inggris: Raheem Sterling Cetak tiga Gol, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen
“Kami tidak menyerah. Kami memimpin, lalu kalah, tetapi tidak pernah berhenti. Itu pantas, tetapi juga beruntung ketika Anda mencetak gol begitu terlambat.
“Penalti [dari Havertz] tidak terlihat gugup, tetapi memang begitu.
"Anda tidak bisa tidak gugup dalam situasi ini. Kami memercayai statistik, dan saya senang untuknya."