olahraga

Nobar ala Panser Biru, Suarakan Penolakan Mafia Bola dan Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Erupsi Semeru

Minggu, 12 Desember 2021 | 06:19 WIB
Suasana kegiatan nonton bareng (Nobar) yang digelar kelompok suporter pendukung PSIS Panser Biru. (pic. panser biru )

TITIKTEMU.CO SEMARANG – Kegiatan Nonton Bareng (Nobar) digelar kelompok suporter pendukung PSIS Panser Biru  di tiga Lokasi di Kota Semarang, Sabtu (11/12) malam.

Ketiga lokasi itu masing-masing   di Rumah salah satu anggota Panser Biru Snake Tlogosari, Semarang, Cafe Majah Jangli, Semarang dan Cafe Kopi Pas Citarum Semarang.

Divisi Sosial Panser Biru Semarang, Andre, mengatakan, kegiatan nobar ini bagi merupakan kegiatan nobar yang pertama berlangsung di Kota Semarang.

Baca Juga: Liga Premier Inggris: Liverpool Atasi Aston Villa Berkat Gol Penalti Tunggal Salah

Baca Juga: Liga Premier Inggris: Chelsea Kembali ke Jalur Kemenangan, Tundukkan Leeds United 3-2

Acara nobar dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan guna mendukung Pemerintah dalam Pencegahan Covid 19 di Kota Semarang.

 “Nobar ini, dalam rangka siaran langsung antara PSIS Semarang melawan Pursipura Jayapura yang berlangsung di Stadion Manahan Solo malam ini,” Kata Andre, saat diwawancarai awak media.

Andre juga menyampaikan, bahwa kegiatan nobar ini, sekaligus menggelorakan Hastag #Panser Biru Tolak Mafia Bola dan Penggalangan Dana Sosial untuk bencana Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Baca Juga: Liga Premier Inggris: Hantam Southampton 3-0 di Kandang, Arsenal Bertahan di Zona Eropa

“Selain Nobar bersama ini, kita juga menggelorakan hastag tersebut, sekaligus melakukan penggalangan dana, untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana akibat erupsi Gunung Semeru,” ucapnya.

Senada dengan Andre, Cinal yang masih satu divisi dengan Andre juga mengungkapkan, selain menggelorakan Hastag #Panser Biru menolak adanya mafia bola, Panser Biru sangat menginginkan adanya permainan yang bersih dari para mafia Bola.

“Kita tidak menginginkan adanya wasit dalam pertandingan yang berpihak dan tidak netral, itu yang pertama, kedua kami juga tidak ingin adanya mafia bola dalam dunia pertandingan sepak bola ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Menunggu Juara Dunia Formula 1 di Abu Dhabi, Verstappen atau Hamilton?

Dia juga menambahkan, jika pertandingan sepak bola dapat terhindar dari mafia Bola dan wasit pertandingan yang curang, maka dunia persepak bola akan menjadi sehat.

Halaman:

Tags

Terkini