olahraga

Siap Hadapi PSCS Cilacap, Laskar Mataram Masih Dibayang-bayangi Persis Solo

Minggu, 26 September 2021 | 18:05 WIB
PSIM Yogyakarta Siap Berlabuh Dalam Kompetisi Liga 2 ( Foto : Psimjogja.id)

 

TITIKTEMU.CO – JOGJAKARTA -  PSIM Yogyakarta siap menghadapi PSCS Cilacap dalam laga perdana mereka di Grup C Liga 2. Manajer PSIM Jogjakarta, Farabi Firdausy menegaskan anak asuhnya sudah sangat menantikan kompetisi liga 2 bergulir. Namun. keberadaan Laskar Mataram dan Persis Solo dalam satu grup, menjadi ganjalan tersendiri buat tim asuhan pelatih Seto Nurdiantoro ini.

“Memang ada sejarah antara PSIM dan Persis, tapi kami tetap berharap semuanya dapat berjalan dengan baik, aman, dan tentunya harus nyaman untuk semua pihak,” ungkap Farabi dikutip TITIKTEMU.CO dari situs www.psimjogja.id, Sabtu (25/9/2021). 

Sejarah dimaksud adalah kerusuhan suporter yang pernah terjadi saat pertandingan antara PSIM melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, pada Oktober 2019 silam.

Baca Juga: Jelang Bergulirnya Seri Pertama Liga ll, PT LIB Gelar Tumpengan di Stadion Manahan Solo 

 

 

Dua pertandingan kompetisi Liga 2 Indonesia 2021, akan berlangsung si Stadion Manahan, Solo, Minggu Malam (26/9/2021), diawali dari grup C pada pukul 18.30, antara  tim tuan rumah Persis Solo melawan PSG Kabupaten Pati. Setelah laga perdana tersebut, akan dilanjutkan pertandingaan kedua antara PSCS Cilacap melawan PSIM Yogyakarta pada pukul 21.00 WIB.

Farabi Firdausy menjelaskan, PT Liga Indonesia Baru telah menetapkan PSIM Jogja akan bermain di Grup C fase awal Liga 2 2021 melawan PSCS Cilacap. Grup ini dihuni oleh Persis Solo (tuan rumah), PSG Pati, Persijap Jepara, dan Hizbul Wathan FC.

Baca Juga: Tim Laskar Sambernyawa, Malam Ini Siap Hadapi PSG Pati di Laga Perdana Liga 2

 

Keberadaan PSIM dan Persis di grup yang sama tentunya menjadi perhatian. Terlebih, Persis dalam grup ini akan menjadi tuan rumah putaran pertama. Menyikapi hal tersebut, PSIM berharap semuanya berjalan aman demi kelancaran kompetisi Liga 2.

“Bagaimana pun, kami menghormati keputusan federasi dan operator, meski dari awal fase grup kami sudah memohon Liga 2 dimainkan di venue netral. Setidaknya di tempat yang bisa membuat nyaman dan minim risiko, sekecil apa pun, harus coba dihindari apalagi pada masa pandemi seperti ini.” Ujar Farabi.

Dikatakan, PSSI dan PT LIB memang membagi grup ini berdasarkan zonasi dari domisili asal klub peserta Liga 2 musim ini, dan memutuskan bahwa tetap akan ada tuan rumah untuk setiap grup.

Halaman:

Tags

Terkini