TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Manchester City adalah favorit untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka ketika mereka bertemu Inter Milan di final hari Sabtu atau Minggu dinihari WIB.
Setelah melihat beberapa lawan tangguh yang dikalahkannya menuju partai puncak, City digadang-gadang akan mengangkat trofi di Istanbul.
Baca Juga: Chelsea dikabarkan telah ajukan tawaran lebih dari Rp 1 triliun untuk striker Juventus ini
Menjelang laga melawan Inter, yang bisa membuat pasukan Pep Guardiola melengkapi Treble, inilah perjalanan Manchester City ke final.
Babak penyisihan grup
City adalah anggota Grup G yang tak terkalahkan tetapi mereka kehilangan poin dalam dua kesempatan.
Baca Juga: Jemaah Haji Dapat Asuransi Jiwa dan Kecelakaan, Ini Ketentuannya
Dimulai dengan kemenangan 4-0 atas Sevilla yang akhirnya menjadi juara Liga Europa, mereka kemudian mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dan Kopenhagen 5-0 dalam pertandingan kandang berturut-turut.
Denmark menahan City dengan hasil imbang tanpa gol di pertandingan sebelumnya sebelum 0-0 lagi di Dortmund.
Baca Juga: Erick Thohir Bantu Palestina Lewat Sepakbola, Ulama NU Puji Sesuai Konstitusi
Pasukan Guardiola menyelesaikan babak penyisihan grup dengan kemenangan saat mereka mengalahkan Sevilla 3-1 di Etihad.
Babak 16 besar
Leg pertama: RB Leipzig 1-1 Manchester City. Leg kedua: Manchester City 7-0 RB Leipzig. (City menang 8-1 agg)
Babak sistem gugur leg pertama City bermain imbang dengan RB Leipzig, yang menahan mereka imbang 1-1 di leg pertama setelah gol pembuka Riyad Mahrez disamakan oleh gol babak kedua dari Josko Gvardiol.
Baca Juga: Erick Thohir Bantu Palestina Lewat Sepakbola, Ulama NU Puji Sesuai Konstitusi
Itu adalah cerita yang berbeda saat kembali di leg kedua, dalam pertandingan yang semuanya tentang Erling Haaland.