TITIKTEMU.CO – Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, resmi mengakhiri kariernya sebagai pengadil lapangan hanya beberapa hari setelah memimpin laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina.
Keputusan pensiun tersebut dilaporkan pada Senin, 27 Juli 2026, menyusul berakhirnya partai final yang berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat.
Laga puncak itu berakhir dengan kemenangan Spanyol atas Argentina sekaligus mengantarkan La Roja meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka. Namun, pertandingan juga diwarnai ketegangan yang terjadi sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.
Final Piala Dunia 2026 Diwarnai Kericuhan
Usai pertandingan berakhir, sejumlah pemain Argentina meluapkan kekecewaan mereka hingga memicu adu mulut dengan para pemain Spanyol di lapangan.
Leandro Paredes menjadi salah satu pemain yang terlibat konfrontasi dengan Gavi dan Eric Garcia. Meski situasi sempat memanas, insiden tersebut tidak berujung pada kartu merah tambahan.
Di sisi lain, Rodri juga mendapat protes keras dari Nahuel Molina dan Nicolas Otamendi. Protes itu muncul setelah gelandang Spanyol tersebut disebut melontarkan komentar yang memicu emosi kubu Argentina.
Hingga kini, FIFA masih melakukan penyelidikan terkait kericuhan yang terjadi seusai laga. Belum ada keputusan resmi mengenai kemungkinan sanksi bagi pihak-pihak yang terlibat.
Federasi Slovenia Umumkan Pensiun Vincic
Federasi Sepak Bola Slovenia (NZS) mengonfirmasi bahwa Slavko Vincic resmi mengakhiri kariernya sekitar sepekan setelah memimpin final Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataan resminya, NZS menyebut Vincic telah menorehkan sejarah sebagai wasit pertama asal Slovenia yang dipercaya memimpin partai final Piala Dunia.
Federasi juga memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan menyebut Vincic sebagai salah satu wasit terbaik yang pernah dimiliki Slovenia.