Jalannya Pertandingan
Babak pertama berlangsung dalam tempo sedang dengan Spanyol lebih banyak mengendalikan permainan. Argentina memilih menunggu dan mencoba memanfaatkan ruang melalui serangan balik.
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. La Roja terus menekan pertahanan lawan, sedangkan Argentina kesulitan mengembangkan permainan akibat rapatnya lini tengah Spanyol.
Momentum penting terjadi pada penghujung babak kedua ketika Enzo Fernandez diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Situasi tersebut menjadi titik balik yang dimanfaatkan Spanyol hingga akhirnya mencetak gol kemenangan di babak perpanjangan waktu.
Kunci Kemenangan Spanyol
Keberhasilan Spanyol meraih gelar tidak lepas dari dominasi mereka di lini tengah. Rodri tampil sebagai pengatur ritme permainan sekaligus menjadi motor serangan La Roja.
Selain itu, tekanan tinggi yang diterapkan sepanjang laga membuat Lionel Messi dan rekan-rekannya kesulitan mengembangkan permainan.
Di sektor pertahanan, Unai Simon kembali menunjukkan performa impresif dengan menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan di partai final.
Perjalanan Spanyol Menuju Juara
Spanyol tampil konsisten sejak fase grup hingga final.
Pada babak penyisihan, La Roja keluar sebagai juara Grup H dengan raihan tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang tanpa kebobolan.
Di fase gugur, mereka mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar sebelum menyingkirkan Portugal 1-0 di babak 16 besar.
Pada perempat final, Spanyol menang dramatis 2-1 atas Belgia, lalu memastikan tiket final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal.