Ucapan itu akhirnya benar-benar menjadi kenyataan.
Sejak 2024, Giuliano Simeone mulai rutin mendapat panggilan memperkuat Timnas Argentina hingga akhirnya masuk dalam skuad resmi Albiceleste untuk Piala Dunia 2026.
Mengikuti Jejak Sang Ayah
Keikutsertaan Giuliano di Piala Dunia juga membuatnya mengikuti jejak sang ayah, Diego Simeone, yang pernah membela Argentina di tiga edisi Piala Dunia.
Sebelum turnamen dimulai, Giuliano mengaku menjadikan Piala Dunia sebagai target utama setelah mengalami cedera berat.
"Saat saya mengalami cedera serius di Alaves, setelah rasa syok itu hilang, satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah bagaimana caranya bisa bermain di Piala Dunia," ungkapnya.
Ia mengaku terus meningkatkan kemampuan setiap hari selama latihan hingga akhirnya memperoleh kesempatan mengenakan seragam Argentina di turnamen paling bergengsi tersebut.
Baca Juga: Jamal Musiala Terpukau Ketajaman Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Bisa Main Sampai Usia 60 Tahun
Debut Bersejarah Bersama Albiceleste
Pada dua pertandingan awal fase grup melawan Aljazair dan Austria, Simeone hanya menghuni bangku cadangan.
Kesempatan emas akhirnya datang ketika Lionel Scaloni melakukan rotasi pemain saat menghadapi Yordania. Simeone dipercaya tampil sejak menit awal dan mampu menunjukkan permainan yang solid hingga ditarik keluar pada menit ke-71.
Usai pertandingan, ia mengaku debut tersebut merupakan salah satu momen paling membahagiakan dalam hidupnya.
"Debut di Piala Dunia adalah sesuatu yang luar biasa. Saya sudah memimpikan momen ini sejak masih kecil. Setelah cedera pada 2023, semuanya terasa berjalan sangat cepat. Berkat kerja keras dan pengorbanan, saya akhirnya bisa berada di sini," ujar Simeone.
Ia juga mengaku sempat tidak yakin apakah impiannya benar-benar bisa terwujud. Namun tekad kuat dan kerja keras membuatnya mampu melewati masa-masa sulit tersebut.