olahraga

Matheus Cunha Bidik Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Tinggal Dua Gol Lagi Lampaui Legenda Manchester United

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:26 WIB
Matheus Cunha tinggal butuh dua gol lagi untuk memecahkan rekor pemain Manchester United tersubur di Piala Dunia 2026. (X/@brasil)

TITIKTEMU.CO – Penyerang Timnas Brasil, Matheus Cunha, tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026. Ketajamannya di lini depan membuat pemain anyar Manchester United itu kini semakin dekat dengan sebuah rekor bersejarah.

Hingga berakhirnya fase grup, Cunha telah mengoleksi tiga gol bersama Selecao. Dua gol dicetak saat Brasil menghadapi Haiti, sementara satu gol lainnya lahir ketika berjumpa Skotlandia.

Catatan tersebut membuat Cunha menyamai pencapaian dua mantan pemain Manchester United yang pernah bersinar di ajang Piala Dunia, yakni Marcus Rashford bersama Inggris pada edisi 2022 dan Sir Bobby Charlton saat membawa Inggris juara pada Piala Dunia 1966.

Baca Juga: Calon Lawan Argentina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Spanyol, Uruguay, Cape Verde, atau Arab Saudi?

Hanya Kurang Dua Gol untuk Pecahkan Rekor

Dengan tiga gol yang sudah dikoleksi, Matheus Cunha hanya membutuhkan tambahan dua gol lagi untuk menjadi pemain Manchester United dengan jumlah gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Saat ini, rekor tersebut masih dipegang bersama oleh Romelu Lukaku dan Robin van Persie. Lukaku mencetak empat gol untuk Belgia pada Piala Dunia 2018, sedangkan Van Persie mengemas empat gol bersama Belanda di edisi 2014.

Apabila mampu menambah dua gol lagi, Cunha akan melampaui catatan keduanya dan mencatatkan namanya dalam sejarah klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Sabtu 27 Juni: Penentuan Grup G, H, dan I, Cek Peluang Lolos ke 32 Besar

Langsung Bersinar di Debut Piala Dunia

Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman pertama Matheus Cunha tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Pemain berusia 27 tahun itu sebelumnya tidak masuk skuad Brasil pada Piala Dunia 2022. Namun, kepercayaan yang diberikan pelatih Carlo Ancelotti langsung dibayar dengan penampilan konsisten dan produktif.

Ancelotti menempatkan Cunha sebagai ujung tombak utama Brasil. Meski berposisi sebagai striker, ia kerap bergerak lebih dalam sebagai false nine untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya di lini serang.

Baca Juga: Jelang Spanyol vs Uruguay di Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Puji Marcelo Bielsa: Pelatih yang Sangat Menginspirasi

Halaman:

Tags

Terkini