TITIKTEMU.CO - Timnas Turki menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan membanggakan setelah mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 3-2 pada laga terakhir Grup D. Meski gagal melaju ke babak 32 besar, hasil tersebut menjadi penutup manis bagi perjalanan Turki di turnamen tahun ini.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California, menghadirkan duel sengit sejak menit awal. Kemenangan ini sekaligus menghapus catatan buruk Turki yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun tanpa mampu mencetak satu gol pun di fase grup.
Arda Guler Jadi Inspirasi Kebangkitan Turki
Gelandang muda Real Madrid, Arda Guler, tampil sebagai sosok penting di balik kemenangan Turki. Gol yang dicetaknya berhasil membangkitkan semangat tim hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin.
Penampilan gemilang tersebut juga mengantarkan Guler mencatat sejarah baru sebagai pencetak gol termuda Turki di putaran final Piala Dunia. Ia menorehkan rekor tersebut pada usia 21 tahun 150 hari.
Berkat performa impresifnya sepanjang pertandingan, Guler dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Player of the Match.
Meski puas dengan kemenangan tersebut, Guler mengakui kebangkitan timnya datang terlambat.
"Hari ini kami akhirnya meraih kemenangan. Kami bisa pulang dengan rasa bangga, meski hasil ini belum cukup membawa kami lolos. Semoga ke depan kami bisa memberikan lebih banyak kebahagiaan untuk masyarakat Turki," ujarnya, dikutip dari FIFA.
Ia menambahkan bahwa pengalaman di Piala Dunia 2026 akan menjadi bekal penting bagi Turki untuk tampil lebih baik pada kompetisi internasional berikutnya.
Turki Gagal Lolos Meski Menang di Laga Terakhir
Kemenangan atas Amerika Serikat tidak mampu mengubah nasib Turki di klasemen Grup D. Kekalahan pada dua pertandingan sebelumnya membuat mereka harus mengakhiri turnamen lebih cepat.
Meski demikian, keberhasilan mengalahkan salah satu tuan rumah dinilai menjadi modal positif bagi generasi muda Turki dalam menatap masa depan.