Salah satu perubahan penting pada Piala Dunia 2026 adalah penggunaan sistem head-to-head sebagai penentu utama apabila dua atau lebih tim memiliki jumlah poin yang sama.
Pada edisi-edisi sebelumnya, selisih gol menjadi acuan utama. Namun kini FIFA lebih mengutamakan hasil pertemuan langsung antar tim yang memiliki poin identik.
Urutan Penentuan Peringkat Jika Poin Sama
Apabila terdapat dua atau lebih tim dengan jumlah poin yang sama, FIFA akan menggunakan kriteria berikut secara berurutan:
- Hasil pertemuan langsung (head-to-head).
- Selisih gol dalam pertandingan antar tim yang memiliki poin sama.
- Jumlah gol yang dicetak dalam pertandingan antar tim tersebut.
- Selisih gol keseluruhan selama fase grup.
Jumlah gol yang dicetak sepanjang fase grup. - Catatan disiplin terbaik (jumlah kartu kuning dan kartu merah paling sedikit).
- Peringkat FIFA terbaru.
Aturan ini membuat setiap pertandingan memiliki arti penting, termasuk jumlah gol yang dicetak maupun kartu yang diterima pemain dan ofisial tim.
Baca Juga: Daftar Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Yordania Menyusul Haiti, Turki dan Tunisia
Persaingan Peringkat Ketiga Terbaik Semakin Ketat
Perburuan delapan tiket bagi tim peringkat ketiga diprediksi menjadi salah satu persaingan paling sengit pada fase grup.
Tim dengan jumlah poin tertinggi akan mendapatkan prioritas untuk lolos. Jika terdapat kesamaan poin, maka penentuan dilakukan berdasarkan selisih gol, jumlah gol yang dicetak, catatan disiplin, hingga peringkat FIFA.
Karena itu, setiap gol dan setiap poin akan sangat menentukan nasib tim dalam perebutan tiket menuju babak 32 besar.
Format Baru untuk Memperluas Partisipasi
Penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim merupakan bagian dari upaya FIFA memperluas kesempatan negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.
Dengan format tersebut, lebih banyak negara dari Asia, Afrika, Amerika Utara, dan kawasan lainnya mendapatkan peluang untuk bersaing di putaran final Piala Dunia.
Meski menghadirkan lebih banyak pertandingan dan drama kompetisi, format baru ini juga membuat perhitungan klasemen dan skenario kelolosan menjadi lebih kompleks dibandingkan edisi sebelumnya.