TITIKTEMU.CO – Menjelang pot drawing atau undian Piala Dunia 2026, dunia kubu sepak bola kembali riuh. FIFA menerapkan sistem baru dua jalur (two-pathway bracket).
Menariknya, sistem ini memunculkan prediksi final ideal Spanyol vs Argentina yang terasa masuk akal. Benarkah duel generasi emas Lamine Yamal akan bertemu sang legenda Lionel Messi di panggung terakhir?
Drawing Piala Dunia 2026 sendiri akan dilakukan pada 5 Desember 2025 di Washington DC, Amerika Serikat. Namun, sebelum bola panas itu diambil dari pot, FIFA menerapkan kebijakan baru: pemisahan bracket melalui dua jalur.
Pot Berdasarkan Ranking Terbaru
Kebijakan ini diperkenalkan pada Selasa, 26 November 2025. Dengan mekanisme baru, tim peringkat 1 dan 2 dunia tidak bisa bertemu hingga final.
Kebetulan, dua posisi itu kini ditempati Spanyol dan Argentina. Maka, sejak saat itulah spekulasi bermunculan: apakah final idaman Messi vs Yamal akan benar-benar terjadi?
FIFA juga menetapkan pembagian pot berdasarkan ranking terbaru November 2025. Pot 1 diisi Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, dan Jerman.
Di bawahnya mengalir Pot 2, lalu Pot 3 yang berisi tim-tim kuda hitam, hingga Pot 4 tempat para pemenang playoff akan berlabuh, termasuk kemungkinan besar Italia jika berhasil melaju dari jalur UEFA.
Merancang Final Besar
Namun yang paling menarik tetaplah pemisahan bracket. Setelah Argentina dan Spanyol ditempatkan di jalur berbeda, FIFA melakukan hal serupa untuk Inggris dan Prancis yang merupakan peringkat 3 dan 4 dunia.
Tujuannya sama, yaitu menciptakan kemungkinan final besar, memperkecil kejutan fase gugur, dan mereduksi bentrok antartim unggulan di ronde awal.
Meski begitu, keputusan ini memancing pro dan kontra. Sebagian pengamat menilai Piala Dunia akan kehilangan unsur tak tertebaknya.