TITIKTEMU.CO - Usai resmi didepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert akhirnya buka suara.
Dalam pernyataan emosional di media sosial, legenda sepak bola Belanda itu mengaku kecewa karena gagal membawa Garuda terbang tinggi, namun tetap bangga pernah menjadi bagian dari sejarah sepak bola Indonesia.
“Meskipun saya sangat kecewa dan menyesal karena kita tidak berhasil lolos ke Piala Dunia, saya akan selalu bangga dengan apa yang telah kita bangun bersama,” tulis Kluivert.
Baca Juga: Ini Rapor Patrick Kluivert Selama di Timnas Indonesia: 3 Menang, 1 Seri, 4 kalah
Dia menegaskan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama melatih di Indonesia.
“Saya ingin berterima kasih kepada para suporter, para pemain, staf saya, dan Bapak Erick Thohir atas perjalanan yang tak terlupakan ini. Terima kasih,” tambahnya.
Kluivert juga menyinggung soal pengalaman tak terlupakan bersama skuad Garuda, terutama semangat juang pemain muda Indonesia yang menurutnya punya potensi besar untuk bersaing di level Asia.
“Saya percaya masa depan Timnas Indonesia akan cerah jika terus konsisten membangun fondasi ini,” tulisnya menutup pernyataan.
Gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Diketahui, PSSI mengumumkan penghentian kerja sama dengan pelatih berusia 49 tahun itu beserta seluruh staf kepelatihannya pada Kamis 16 Oktober 2025.
Keputusan tersebut diambil setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, meski sempat tampil menjanjikan di awal kepemimpinannya.
Kluivert, yang sebelumnya digadang-gadang membawa sentuhan gaya Eropa ke skuad Garuda, akhirnya harus angkat kaki lebih cepat dari masa kontraknya.
Baca Juga: RESMI! PSSI dan Patrick Kluivert Sepakat Akhiri Kerja Sama, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih