olahraga

Thailand vs Kamboja: Indonesia Memilih Jalan Tengah di Tengah Api Konflik

Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:15 WIB
Pemerintah Indonesia akan mengawasi WNI yang berada di wilayah terdampak konflik Thailand dengan Kamboja. (indonesia.go.id)

> “Pemerintah Republik Indonesia juga memantau keselamatan dan kesejahteraan warganya yang tinggal di daerah terdampak,” tegas Kemlu RI.

Konflik Lama yang Meletus Lagi: Dari Lagu Kebangsaan ke Senjata

Konflik antara Thailand dan Kamboja sejatinya bukan hal baru.

Namun, ketegangan meningkat sejak Mei 2025, setelah seorang tentara Kamboja dilaporkan tewas dalam insiden baku tembak di perbatasan.

Api konflik makin berkobar sejak insiden kontroversial pada Februari 2025, ketika otoritas Thailand melarang wisatawan Kamboja menyanyikan lagu kebangsaan mereka di kuil Prasat Ta Moan Thon—salah satu situs sejarah yang masih menjadi sengketa wilayah antara kedua negara.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Putri Pengayuh Becak: Lulus S2 ITB, Jadi Dosen Muda, dan Raih Beasiswa ke Korea

Dari Ketegangan Jadi Krisis Kemanusiaan

Situasi yang awalnya hanya ketegangan militer kini berubah menjadi krisis kemanusiaan.

Kementerian Dalam Negeri Thailand melaporkan bahwa lebih dari 138.000 orang, termasuk ratusan pasien rumah sakit, sudah dievakuasi dari area perbatasan.

Di sisi lain, pemerintah Kamboja juga memindahkan lebih dari 20.000 warganya dari Provinsi Preah Vihear, wilayah yang berbatasan langsung dengan area konflik.

Putus Hubungan Diplomatik: Titik Terendah Sejak Bertahun-tahun

Kedua negara kini saling tuding sebagai pihak yang memulai agresi, hingga akhirnya memutus hubungan diplomatik satu sama lain.

Thailand bahkan secara resmi menutup seluruh pos perbatasan yang menghubungkannya dengan Kamboja.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini