Baca Juga: Jadwal Masuk Sekolah SD, SMP, dan SMA 2024-2025 di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur
Tim Austria bangkit setelah turun minum, menambah kecepatan dan menekan Turki. Mereka seharusnya bisa menyamakan kedudukan enam menit setelah babak kedua dimulai ketika kapten Marko Arnautovic mendapat umpan dan namun tembakannya diblok oleh kiper Gunok.
Sebaliknya justru Turki yang kembali mencetak gol dengan Demiral mengalahkan dua pemain di udara dalam duel udara, menyundul bola dari tendangan sudut untuk mendapatkan keunggulan 2-0 pada menit ke-59.
Di tengah hujan lebat, Austria membalaskan satu gol ketika pemain pengganti Gregoritsch menyelesaikan tendangan ke tiang jauh pada menit ke-66.
Austria melakukan total 20 percobaan ke gawang saat mereka terus menekan Turki untuk mencari gol penyeimbang.
Baumgartner mengira dia berhasil mencetak gol melalui sundulannya di masa tambahan waktu, namun Gunok berhasil menyelamatkan peluang tersebut.
Baca Juga: Cara Download Lagu Sound TikTok Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Cepat
"Kami tidak memiliki keberuntungan yang diperlukan. Saya yakin jika pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu kami akan memiliki peluang untuk menang, tim Turki sudah cukup kelelahan menjelang akhir," kata Rangnick.
“Tim telah mencoba segalanya, kami mencetak gol, memiliki peluang untuk mencetak gol, namun sulit jika Anda memiliki Gordon Banks di gawang,” tambahnya, mengingat penyelamatan menakjubkan mantan kiper Inggris itu ketika menggagalkan peluang Pele dari Brasil di Piala Dunia 1970, menggambarkan kokohnya kiper Turki Gunok.***