TITIKTEMU.CO, MANCHESTER - Erik ten Hag mengatakan kekalahan telak Manchester United dari Manchester City adalah salah satu hari terburuknya sebagai manajer di Old Trafford.
City meraih kemenangan 3-0 pada hari Minggu berkat dua gol dari Erling Haaland, termasuk penalti di babak pertama, dan satu lagi dari Phil Foden.
Hasil ini membuat Manchester City mencatatkan 19 kemenangan dalam derby Manchester ke-91 ini. United unggul 25 kali, dan sisanya berakhir imbang.
Baca Juga: 11 Warung Sate Kambing di Solo Paling Juara, Dijamin Nagih
Baca Juga: 9 Warung Angkringan di Solo dengan Sajian Teh Oplos Istimewa, Chekidot!
Ten Hag mengalami beberapa hasil buruk sebagai manajer United, namun ketika ditanya apakah kekalahan terbaru dari tim asuhan Pep Guardiola menjadikannya salah satu hari terburuknya dalam pekerjaannya, dia menjawab: "Ya."
Ten Hag menambahkan: "Tentu saja, ini mengecewakan, tapi tahun lalu kami memiliki banyak hal yang menarik. Ketika Anda kalah dalam derby seperti kami kalah, itu mengecewakan.
Baca Juga: 10 Tempat Makan Sekitar Baturraden, Masakan Enak, View Keren
"Babak pertama kami punya rencana permainan yang sangat bagus dan eksekusinya juga sangat bagus. Pertandingannya pertama dari ujung ke ujung dan itu sangat mirip, tapi kemudian penalti mengubah momen. Lalu, di babak kedua kami memilih untuk menjadi lebih ofensif dan skor menjadi 2-0 terlalu cepat. Sejak saat itu, pertandingan menjadi sulit."
United kini telah kalah lima kali dari 10 pertandingan liga pertama mereka untuk pertama kalinya sejak 1986 dan duduk di urutan kedelapan dalam tabel Liga Premier. Bruno Fernandes dkk sudah tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen Tottenham.
Baca Juga: Pelatih Bima Sakti Terus Mematangkan Tim U 17
Bahkan MU sudah mengalami tujuh kekalahan dari 14 pertandingan di semua kompetisi musim ini, namun Ten Hag mengatakan ia yakin timnya membuat kemajuan.
“Tiga pertandingan sebelumnya kami menang dan semangatnya sangat bagus,” kata Ten Hag. "Saya pikir kami sedang menuju ke atas. Awalnya sulit, tapi sekarang kami sedang menuju ke atas. Ketika cedera kembali kambuh, kami akan menjadi lebih kuat.