TITIKTEMU.CO, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Rabu (20/9) pagi ini menyampaikan perkembangan persiapan Piala Dunia U 17 kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, termasuk harapan agar presiden hadir di pembukaan Piala Dunia tanggal 10 November 2023 di Surabaya.
Presiden sendiri dalam pertemuan, kemudian mengarahkan agar pembangunan sepak bola dilanjutkan, termasuk pembenahan secara menyeluruh. Apalagi sekarang Timnas sedang bergerak maju dengan berbagai tim timnas yang menang di beberapa kompetisi. Untuk itu , presiden meminta agar satgas mafia bola, yang dilakukan PSSI dengan Polri juga melakukan percepatan kerja.
Percepatan satgas pemberantasan mafia bola ini juga diminta harus melibatkan tokoh publik agar kerjanya bisa transparan dan melibatkan partisipasi masyarakat. Dan hal ini akan dilakukan segera oleh PSSI dengan mengumumkan satgas mafia bola dari masyarakat.
Baca Juga: Audiensi dengan Kapolri, Erick Thohir Ungkap Kesiapan Piala Dunia U 17
" Siapa saja dari tokoh publik yang bisa membantu percepatan dari pemberantasan daripada permainan bola negatif, dengan pengaturan score di sepak bola Indonesia. Ini momentum bagus ketika timnasnya bisa menjaga komposisi tradisi, secara liganya juga harus naik kelas," kata Erick Thohir.
Maksimal anggota satgas ini menurut Erick paling banyak lima orang, dan satgas mafia bola ini mungkin paling lama bekerja 6 bulan hingga satu tahun. Selain ada tokoh publik juga ada polisi dan kejaksaan, ini pembagian tugas dan wewenang supaya ada transparansi.
" Jika ingin membangun sepak bola dengan baik perlu keterbukaan dan partsipasi masyarakat," tutup Erick Thohir.