TITIKTEMU.CO - Puisi Kecoa Pembangunan karya WS Rendra tiba-tiba viral di media sosial, seperti twitter. Populernya puisi yang diciptakan penyair dengan julukan Si Burung Merak itu, karena puisi itu dibacakan dalam konser musik Iwan Fals Bertalu Rindu, 29 Oktober 2022.
WS Rendra kerap sekali menciptakan karya-karya yang menyinggung dan mengkritik tentang nilai-nilai kemanusiaan yang terjadi pada zaman rezim orde baru. Selain puisi Kecoa pembangunan, karya-karya WS Rendra yang mengkritik pemerintahan di zamannya adalah Balada Orang-orang Tercinta, Mastodon dan Burung Kondor, dan masih banyak lagi.
Menurut Arry Dwi Prasetyo dalam laman sastraindonesiaunj14.wordpress.com, puisi Kecoa Pembangunan,pertama kali dia ketahui lewat video dalam konser Kantata Takwa (yang digawangi oleh Iwan Fals sebagai vokalis) di Senayan Jakarta, 6 Juli 1998.
Baca Juga: Jadi Ibadah yang Dianjurkan, 3 Keutamaan Puasa Senin Kamis dan Makna Di Balik Hari Senin dan Kamis
Puisi kala itu dibacakan di tengah-tengah lagu Balada Pengangguran. Namun dalam konser akbar tersebut, pertunjukkan tidak bisa dilanjutkan karena penonton dan aparat bentrok. WS Rendra sendiri diketahui termasuk dalam salah satu grup musik bersama Setiawan Djodi, Iwan Fals, Sawung Jabo, dkk, yang saat itu lagu-lagu mereka kebanyakan bertemakan kritik sosial untuk rezim orde baru.
Sahabat Rendra, Iwan Fals pernah menciptakan lagu untuknya yang berjudul Willy. Dalam lagu tersebut, Iwan Fals menyebut WS Rendra sebagai “si anjing liar dari Jogjakarta”. Penggalan lirik tersebut bermaknakan, Rendra benar-benar seseorang yang kritis dan perduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Dan dalam lirik: dimana kau berada? Tetapkah nyaring suaramu? Terselip kerinduan Iwan Fals kepada Rendra.
Baca Juga: Mohamed Salah Samai Rekor Gol Eropa Steven Gerrard untuk Liverpool
Puisi Kecoa Pembangunan karya Willy, panggilan akrab WS Rendra, secara terang-terangan menyindir Presiden Soeharto, sebagai pemimpin rezim tertinggi kala itu.
Berikut bisa disimak puisi tersebut:
KECOA PEMBANGUNAN
WS Rendra
Kecoa pembangunan
Salah dagang banyak hutang
Tata bukunya ditulis di awan
Tata ekonominya ilmu bintang
Kecoa..kecoa…ke…co…a…..
Dengan senjata monopoli
Menjadi pencuri
Kecoa…kecoa..ke…co…a…
Dilindungi kekuasaan
Merampok negeri ini
Kecoa, kecoa pembangunan
Ngimpi ngelindur disangka pertumbuhan
Hutang pribadi dianggap hutang bangsa
Suara dibungkam agar dosa berkuasa
Kecoa..kecoa..ke..co…a….
Artikel Terkait
Menang Lelang, Sandiuno Pajang Lukisan Iwan Fals di Kantor Kemenparekraf. Berapa Sih Harga Lukisannya?
“Patah”, Lagu Terbaru Iwan Fals, Tentang Cinta dan Keterikatan, Ciptaan Enda Ungu. Begini Lirik Selengkapnya
MUSIK : Blantika Musik Indonesia 1985, dari Kaset Terlaris Hingga Duel Maut Konser God Bless vs Soneta Grup,
MUSIK: The Crabs Band Bentukan Bambang Trihatmodjo serta Lirik Lagu Chord Duri dan Cinta
MUSIK: Akhir 1988 Lagu Cengeng Dilarang Harmoko, Musik Pop Dangdut yang Naik Daun
Badut Dan Musik Angklung Warnai Pembagian Takjil Gratis Polres Blora
KACAU PARAH SUMPAH: Festival Musik Berdendang Bergoyang di Istora Dihentikan Polisi. Ini Link Refund-nya