• Senin, 5 Desember 2022

Film Elizabeth and Margaret: Love and Loyalty, Ketika Darah Lebih Kental Dari Air

AB Soleh
- Kamis, 15 September 2022 | 15:00 WIB
Elizabeth and Margaret: Love and Loyalty (Imdb)
Elizabeth and Margaret: Love and Loyalty (Imdb)

TITIKTEMU.CO-  Kehidupan Kerajaan Inggris  memang selalu menarik perhatian masyarakat, termasuk kehidupan Ratu Inggris Elizabeth II yang baru saja wafat. Banyak film yang memotret kehidupan ratu yang memerintah Inggri selama lebih dari 70 tahun ini. Dari film dokumenter , biografi hingga film komedi.   

Salah satu film yang mengulik kehidupan Ratu Elizabeth II adalah Film Elizabeth and Margaret: Love and Loyalty. Film ini berupa film dokumenter yang menjelajahi hubungan antara Ratu dan adik perempuannya putri Margaret. 

Elizabeth dan Margareth merupakan adik kakak yang usianya hanya berbeda empat tahun, mereka merupakan warga kerajaan biasa awalnya, sampai ayah mereka  menjadi  Raja George VI naik tahta menggantikan Raja Edward VIII , yang  terpaksa turun takhta karena lebih memilih menikahi orang biasa.

Kakak George naik takhta menjadi Edward VIII setelah kematian ayah mereka pada tahun 1936. Lalu, Edward dihadapkan pada pilihan antara tetap menjadi raja atau menikahi sosialita Amerika Serikat Wallis Simpson yang berstatus janda. Karena Edward akhirnya memilih takhta dan menikahi Simpson, George lalu naik takhta menjadi raja. Perjalanan ayah mereka ini ada dalam film King's Speech. 

Baca Juga: Film The King's Speech, Kisah Ayah Ratu Elizabeth II Yang Berusaha Melawan Gagap

Sejak kepemimpinan sang ayah itu, Elisabeth dan Margaret naik suksesi menjadi pewaris tahta kerajaan Inggris. Semasa hidupnya, Putri Margareth merupakan salah satu anggota kerajaan yang sering melakukan kontroversi  karena gaya hidupnya yang berlebihan. 

Elizabeth and Margaret: Love and Loyalty

Sebenarnya tidak ada yang baru hubungan kedua kaka beradik ini. Digambarkan tentang  Putri Margaret yang  mengorbankan kebahagiaannya untuk saudara kandungnya dan kerajaan. Hubungan mereka didokumentasikan dengan baik seperti halnya setiap detail kehidupan Margaret.

Sayangnya film ini terlalu panjang, yaitu 80 menit. Terlihat seperti kutang memiliki konten, orang yang diwawancarai membuat komentar rangkap dan menghentikan narasi. Ini perlu pengeditan yang serius. Itu juga mengasumsikan bahwa kita belum menonton The Crown, dan bahwa kita sudah tidak tahu apa-apa tentang peristiwa itu.  Beberapa klip menarik dari tahun-tahun awal. Tapi memang kekurangan konten.

Lepas dari itu semua, betapa banyak keluarga kerajaan telah berubah sepanjang masa pemerintahan Elizabeth II. Takhta kerajaan Inggris berikutnya untuk Raja Carles III  misalanya adalah ia  seorang pria yang bercerai  menjadi raja pertama yang naik takhta setelah bercerai.

Halaman:

Editor: AB Soleh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X