entertainment

Mengenang almarhum Ki Joko Bodo: Hidupnya berubah setelah mengunjungi Habib Abdurrahman Umar bin Yahya

Selasa, 22 November 2022 | 17:58 WIB
Ki Joko Bodo meninggal siang tadi dan sudah dimakamkan di dekat rumahnya, di Pondok Gede, Jakarta Timur (pic/insertlive.com)

TITIKTEMU.CO - Mantan paranormal Ki Joko Bodo meninggal dunia pada Selasa 22 November 2022 di usia 57 tahun.

Hal tersebut dikabarkan oleh salah satu putrinya, Ayda Prasasti kalau sang ayah, Ki Joko Bodo meninggal pada pukul 09.75 WIB siang tadi.

Ayda Prasasti juga meminta agar tak ada berita aneh tentang Ki Joko Bodo. Hal yang sama juga diungkapkan anak kedua Ki Joko Bodo, Refo. Dia mewakili keluarga bicara kepada awak media. Refo meminta untuk tidak menyebarkan berita buruk tentang Ki Joko Bodo.

Baca Juga: Kutukan! Juara Bertahan dari Eropa Gagal Lewati Babak Penyisihan Grup. Mampukah Perancis Mematahkan Kutukan?

Almarhum dimakamkan di dekat rumahnya, Pondok Gede, Jakarta Timur. Keluarga mengantarkan jenazah Ki Joko Bodo.

Jenazah Ki Joko Bodo tiba di pemakaman sekitar pukul 15.10 WIB, sore tadi. Jenazah datang dengan menggunakan ambulans.

Pihak keluarga juga tampak mengiringi jenazah Ki Joko Bodo ke tempat peristirahatan terakhirnya.Ayda Prasasti, anak Ki Joko Bodo tampak menangis tersedu-sedu. Ayda kerap menutup sebagian wajahnya dengan kerudung. Matanya tampak sembab.

Baca Juga: Terjadi 118 kali gempa susulan di Cianjur. Aktivitas gempa susulan di Cianjur-Sukabumi sudah meluruh

Meski dikenal sebagai Ki Joko Bodo, pria kelahiran 1964 di Singaraja, Bali, tersebut memiliki nama asli Agus Yulianto. Sejak kecil, Agus sudah akrab dengan berbagai ilmu raga dan batin.

Dikenal sebagai sosok pria berambut gondrong dan sangar, mantan paranormal kondang ini memang sudah tak asing lagi di kalangan warga Indonesia. Ia memiliki rumah megah yang disebutnya sebagai Istana Wong Sintink.

Paranormal satu ini dipercaya dapat menangani segala problem hidup mengenai nasib, ekonomi, usaha dan penyakit. Ilmu andalannya ialah "Ilmu Gendam Putih" yang selain dapat dipergunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, juga sebagai alat komunikasi dengan makhluk halus.

Baca Juga: Inggris Menang Telak Atas Iran Dengan Keunggulan 6-2 di Piala Dunia Qatar 2022

Ribuan jin diklaim dimanfaatkan Ki Joko Bodo untuk menolong pasien mempercepat proses meraih keberuntungan, meraih pangkat dan jabatan, jodoh dengan suami kaya atau istri cantik.

Juga untuk upaya penyembuhan, melawan kebuntuan untuk tolak sial, pagar gaib untuk rumah, pabrik atau tempat usaha lainya, dan gangguan jahat berupa guna-guna seperti santet, teluh, dan lain sebagainya.

Dia turut melayani transfer ilmu secara gaib yang meliputi berbagai ilmu seperti ilmu kekebalan, ilmu terawang, pegangan judi, aji polo lakang, aji jaran goyang, rogoh sukma dan lain-lain.

Baca Juga: Inspirasi Melankolis.....! G E M I N T A N G prilyrm episode : 29 DEMI KAMU

Dilansir dari pusakadunia.com, khasiat mustika aji batu akik Polo Lakang, Insya Allah untuk menaklukan banyak hati wanita, menundukan perasaan, membangkitkan ajian pengasihan dan pelet alami.

Banyak orang terkesima dan mudah diperdaya. Batu mustika ini  pusaka bertuah khusus penunduk wanita dan pengasihan tingkat tinggi.

Sedang aji jaran goyang, dilansir dari profilpelajar.com,  adalah salah satu bagian dari mantra. Mantra berjenis pengasihan ini berkembang di masyarakat Suku Osing di Banyuwangi, Jawa Timur. Tidak hanya berkembang di Jawa Timur, mantra ini juga terdapat di Jawa Barat.

Baca Juga: Pemain Amerika Serikat Tak Gentar Hadapi Inggris di Piala Dunia Qatar 2022

Nama lain dari jenis mantra ini di antaranya adalah pengasihan dan pelet. Mantra ini erat kaitannya dengan ilmu gaib, metafisik dan dunia paranormal.

Suku Osing mempercayai adanya empat ilmu, yakni ilmu merah, ilmu kuning, ilmu hitam, dan ilmu putih. Ilmu merah berkaitan dengan perasaan cinta, ilmu kuning mengenai jabatan, ilmu hitam untuk menyakiti dan ilmu putih untuk menyembuhkan.

Jaran Goyang ini termasuk kategori ilmu merah atau dikenal dengan nama santet. Santet merupakan akronim dari "mesisan gantet" yang berarti sekalian bersatu atau bisa juga "mesisan bantet" atau sekalian rusak.

Halaman:

Tags

Terkini