entertainment

Mumpung Masih Lebaran,  Nonton Kisah Cinta Syahdu Ayat-ayat Cinta , Yuk!

Jumat, 6 Mei 2022 | 11:28 WIB
Film Ayat-ayat Cinta 1. (Viu)

TITIKTEMU.CO -  Hari Raya Idul Fitri atau lebaran saatnya berkumpul bersama keluarga.  Bisa dirayakan dengan nonton film keluarga, religi atau film bertema lebaran. Salah satunya adalah Film Ayat-ayat Cinta.

Film Ayat-Ayat Cinta merupakan skuel pertama dari seri film yang disutradarai Hanung Bramantyo –selanjutnya disebut Ayat-ayat Cinta 1. Film produksi MD Entertainment ini dirilis pada 2008, adaptasi dari novel berjudul sama karya Habiburrahman El Shirazy.

Ayat-Ayat Cinta 1 dibintangi sejumlah artis top, seperti Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Puteri, Zaskia Adya Mecca, dan Melanie Putria.

Baca Juga: Film Negeri 5 Menara, Kisah Kehidupan Santri Cocok Ditonton Saat Lebaran

Film Ayat-ayat Cinta 1 berkisah tentang mahasiswa Indonesia bernama Fahri di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Sebuah kisah cinta dengan balutan religi (Islam) yang kental.

Fahri menjalani kehidupan mahasiswa magister dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Namu, ada satu target yang tidak pernah dipikirkan, yaitu menikah.

Fahri adalah seorang pemuda yang lurus, tidak pernah pacaran dan sangat canggung jika berhadapan dengan perempuan.

Baca Juga: Lewat film Fritzchen Joko Anwar Debut Sutradara Hollywood

Hanya nenek, ibu dan saudara perempuannya yang dekat dengannya.Pindah ke Mesir membuatnya berubah karena seorang perempuan bernama Maria Girgis.

Perempuan tetangga satu flat itu beragama Kristen Koptik, tapi sangat mengagumi Alquran, dan Fahri. Kekaguman yang kemudian berubah menjadi cinta.

Namun, Maria tidak pernah mengungkapkannya. Sampai akhirnya muncul Nurul, putri seorang kyai yang juga kuliah di Al-Azhar. Fahri sebenarnya menaruh hati, namun  dia merasa minder.

Baca Juga: Tayang di Bioskop 30 April, Film Kuntilanak 3 Makin Mencekam

Doa terlahir dar keluarga petani, bukan kyai sehingga Fahri memilih memendam perasaannya Nurul. Di sisi lain, Nurul pun hanya bisa menebak-nebak.

Kemudian ada Noura, tetangga yang selalu disiksa ayahnya. Fahri berempati dan ingin menolong, namun tidak bisa. Sebaliknya Noura mengharap lebih padanya.

Halaman:

Tags

Terkini