Dia menyampaikan tim dokter terus melakukan pemantauan secara intensif. Menurut Sardiana, saat dibawa ke RS PON Tukul Arwana dalam kondisi hipertensi.
Baca Juga: Kristalisasi Keringat Tukul Arwana, dari Sopir Angkot Hingga Komedian Papan Atas
“Saat kami terima, pasien dalam kondisi hipertensi. Sekitar 200-an tensinya. Pasien muntah dan kesadarannya sedikit menurun,” jelas dia.
Sardiana menyebut hipertensi menjadi penyebab pendarahan otak. Oleh karena itu pemantauan tensi darah menjadi prioritas tim dokter.
“Hipertensi itu baru diketahui setelah di rumah sakit. Kemungkinan selama ini hipertensiya tidak terkontrol. Itulah megapa saat itu harus ada tindakan operasi,” ujar dia.***