TITIKTEMU.CO - Onadio Leonardo atau Onad kini kembali bebas setelah menjalani rehabilitasi karena kasus penyalahgunaan narkoba, dan ia membahas proses pemulihannya selama tiga bulan di podcast Deddy Corbuzier.
Dalam podcast itu, Onad mengaku awalnya menganggap narkoba hanya coba-coba dan tidak berbahaya, sampai akhirnya sadar bahwa keputusan kecil bisa berujung masalah besar.
Onad juga bercerita bahwa di tempat rehabilitasi ia melihat kondisi pengguna lain yang parah, bahkan ada yang sampai lupa nama sendiri.
Pengalaman itu membuat Onad paham bahwa narkoba bukan sekadar “gaya hidup”, melainkan bisa merusak fisik dan mental secara serius.
Selama rehabilitasi, Onad sempat berkonsultasi dengan psikolog untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.
Dari terapi tersebut, Onad mengatakan ia didiagnosis mengalami sindrom Peter Pan, yaitu kondisi saat seseorang sulit meninggalkan fase muda dan terus terjebak masa terbaiknya.
Onad bahkan menyebut dirinya sulit move on dari masa “golden age” ketika berusia 19 tahun.
Istilah sindrom Peter Pan sendiri pernah dibahas dalam buku The Peter Pan Syndrome: Men Who Have Never Grown Up karya Dan Kiley pada tahun 1983.
Baca Juga: Green Business: Rahasia Usaha Ramah Lingkungan yang Bikin Untung dan Bumi Sehat di 2026
Menurut Kiley, sindrom ini menggambarkan pria yang kesulitan memahami makna menjadi dewasa secara emosional dan psikologis.
Kiley menilai kondisi ini bukan sekadar sifat manja, tetapi bisa terbentuk dari lingkungan, pola asuh, dan latar sosial-ekonomi.
Dalam analisanya, peran ayah dianggap penting karena anak laki-laki butuh bimbingan, disiplin, dan batasan yang jelas saat tumbuh.
Jika ayah bersikap dingin atau tidak hadir secara emosional, anak bisa kehilangan arah dan rasa percaya diri dalam berkembang.