TITIKTEMU.CO - Stephen Lang pernah menyebut para aktor sebagai “penulis bersama” bagi karakter yang mereka mainkan.
Pendekatan ini terasa hidup dalam proses penyutradaraan James Cameron, yang percaya bahwa setiap aktor membutuhkan cara berbeda untuk menggali perannya.
Bagi Sam Worthington, proses itu tidak selalu dimulai dari diskusi panjang.
Ia lebih sering menemukan Jake Sully lewat aksi langsung di lokasi syuting, bukan lewat meja diskusi.
Kadang hanya tatapan singkat dari Cameron yang menjadi sinyal untuk terus menggali emosi dan arah karakter.
Baca Juga: James Cameron Pertimbangkan Akhiri Avatar Jika Fire and Ash Tak Tembus Target
Proses Panjang yang Tidak Instan
Tak semua aktor bekerja dengan metode yang sama.
Ada yang menulis dan mendalami karakter secara detail bersama sutradara, seperti yang dilakukan Stephen Lang.
Sementara Worthington lebih mengandalkan momen spontan yang lahir di tengah proses syuting.
Pendekatan ini berjalan selama bertahun-tahun.
Film Avatar: Fire and Ash sendiri digarap secara bertahap sejak 2017 hingga awal tahun ini.
Waktu yang panjang itu perlahan mengubah hubungan Worthington, bukan hanya dengan Jake Sully, tetapi juga dengan dunia akting secara keseluruhan.
Baca Juga: Review Film Avatar: Fire and Ash dengan Konflik Moral yang Lebih Kompleks
Jake Sully Tumbuh Bersama Waktu