TITIKTEMU.CO - Di tengah persaingan genre dan ledakan produksi film nasional, film horor terbukti menjadi wajah paling konsisten dari perfilman Indonesia.
Dari bioskop-bioskop kota besar hingga layar tancap di kampung, film horor selalu menemukan penontonnya. Dan dalam lima tahun terakhir, posisinya semakin tak tergoyahkan.
Data terbaru menunjuk KKN di Desa Penari sebagai film horor terlaris sepanjang masa, menembus lebih dari 10 juta penonton.
Baca Juga: Agak Laen: Menyala Pantiku! Cetak Rekor Baru, Lampaui 6 Juta Penonton dalam 14 Hari
Berikutnya adalah Agak Laen (2024) dengan 9 juta lebih, kemudian Pengabdi Setan 2: Communion, Sewu Dino, hingga Vina: Sebelum 7 Hari yang masing-masing meraih jutaan penonton.
Dominasi angka itu menunjukkan satu hal bahwa genre horor bukan lagi genre sampingan, melainkan motor utama industri film Indonesia.
Jejak Suzzanna dan Masa Keemasan 1970–1980-an
Sejarah horor Indonesia tak bisa dipisahkan dari nama Suzzanna. Penampilannya khas, gaya akting melankolis mencekam, dan karisma yang sulit digantikan menjadikannya “Ratu Horor Indonesia”.
Film-film seperti Bernafas dalam Lumpur, Sundel Bolong, hingga Ratu Buaya Putih melahirkan formula horor Nusantara: dekat dengan mitos, bernuansa spiritualitas Jawa, dan bertumpu pada ketakutan budaya.
Pada masa itu, horor tak semata memamerkan hantu. Tapi juga kanal ekspresi masyarakat terhadap ketakutan kolektif, seperti desa, malam, karma, dan dunia gaib.
Memasuki era 1990-an, horor kehilangan arah. Banyak film bertema sensual memakai label “horor” demi penjualan. Penonton jenuh, kritik kencang, dan genre ini pun tersingkir oleh drama dan komedi.
Kebangkitan film horor sebenarnya baru terjadi pada 2000-an, dan kemudian mencapai puncak ketika Joko Anwar merilis Pengabdi Setan (2017).
Film itu bukan hanya sukses komersial, tapi juga berhasil mengembalikan martabat film horor sebagai karya serius dengan riset, sinematografi bermutu, dan cerita yang matang.
Baca Juga: NONTON Record of Ragnarok Season 3 Episode 1 Sub Indo: Rilis Eksklusif di Netflix 10 Desember 2025