TITIKTEMU.CO – Film horor Lastri: Arwah Kembang Desa tengah menjadi diperbincangkan. Mengangkat kisah urban legend di Pati, Jawa Tengah, film ini dijadwalkan tayang di bioskop tahun 2026.
Tak sekadar menampilkan teror mistis, film horor ini juga menjadi jejak terakhir Gary Iskak sebelum meninggal pada 2 November lalu.
Film produksi Abelle Pictures ini digarap sutradara Hendri Tivo dengan deretan bintang ternama, seperti Hana Saraswati, Audy Bella, Dodit Mulyanto, Yama Carlos, Joe Richard, hingga Gary Iskak.
Baca Juga: Agak Laen 2 Jadi Film Ketiga yang Tembus 4 Juta Penonton Tahun Ini, Bakal Menuju Rekor Baru?
Urban Legend Pati
Sosok Lastri sudah lama dikenal sebagai cerita seram di kalangan masyarakat Pati dan sekitarnya. Kisahnya tentang kembang desa yang meninggal tragis dan arwahnya bergentayangan.
Cerita ini diwariskan turun-temurun, dan kerap digunakan untuk menakut-namuti anak-anak. Lastri adalah cerita horor yang tidak pernah benar-benar hilang dari ingatan masyarakat Pati.
Film ini, kata Hendri Tivo, tidak hanya mengumbar jump scare, tapi juga menggali sisi kelam di balik urban legend yang benar-benar legendaris itu.
“Urban legend tentang Lastri punya nuansa mistis yang kuat sekaligus tragis. Kami ingin penonton tidak hanya merasakan terornya, tapi juga memahami lapisan cerita yang mengitarinya,” ujar Hendri.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Konser Ndarboy Genk dan NDX AKA Desember 2025
Syuting di Lumajang
Untuk menciptakan nuansa horor yang autentik, tim produksi memilih Lumajang, Jawa Timur, sebagai lokasi syuting.
Keindahan alam desa yang alami, suasana sunyi, kabut pagi, dan perkampungan tua yang masih lestari menjadi latar sempurna untuk kisah misteri ini.
“Lokasi di Lumajang membantu kami membangun atmosfer mencekam secara natural. Kami ingin visualnya terasa dekat dengan masyarakat dan tetap terasa menegangkan,” demikian alasan Abelle Pictures.