Bagi Benni Setiawan, ini adalah kali pertama mengarahkan film drama komedi keluarga.
Ia tetap mempertahankan esensi dari naskah orisinalnya, namun menambahkan sentuhan lokal yang kental—dari latar rumah sederhana sampai karakter yang sangat akrab dengan keseharian orang Indonesia.
Harapannya, film ini bisa "masuk" ke banyak kalangan, dari orang tua hingga remaja, dan meninggalkan jejak emosional yang lama di hati penonton.
Baca Juga: Lilo & Stitch Jadi Film Hollywood Pertama Tembus Pendapatan Lebih dari 1 Miliar Dolar AS
Pemeran yang Tampil Total dan Relevan dengan Penonton
Ringgo Agus Rahman sebagai Dedi tampil kuat dan menyentuh. Ia mengaku terharu bisa terlibat dalam film ini karena personal bagi dirinya sebagai ayah.
"Ceritanya bukan sekadar lucu atau sedih, tapi punya kedalaman yang bisa memicu obrolan penting di dalam keluarga," katanya.
Sementara Tissa Biani, yang memerankan Intan dewasa, menyebut film ini cocok untuk siapa pun yang merindukan sosok orang tua.
"Buat yang kangen ayah atau ibu, film ini bisa jadi pelipur rindu sekaligus refleksi," ucapnya.
Panggil Aku Ayah bukan sekadar film keluarga. Ia adalah perjalanan emosional yang menunjukkan bahwa cinta dan kedekatan bisa tumbuh dari mana saja.
Dari orang yang awalnya asing, menjadi seseorang yang kita panggil dengan penuh kasih: Ayah.***