entertainment

Badai Tanggapi Pernyataan Sammy Simorangkir Soal Bayar Rp5 Juta per Lagu Kerispatih: "Pernah Bayar ke Manajemen Nggak?"

Rabu, 30 Juli 2025 | 20:19 WIB
Badai tanggapi pernyataan Sammy Simorangkir soal bayar Rp5 juta per lagu. (Instagram/badaithepianoman)

TITIKTEMU.CO - Musisi dan pencipta lagu Doadibadai Hollo, yang lebih dikenal sebagai Badai, akhirnya angkat bicara terkait pernyataan Sammy Simorangkir dalam sidang uji materi UU Hak Cipta di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 22 Juli 2025.

Dalam pernyataannya, Sammy mengklaim harus membayar Rp5 juta untuk setiap lagu Kerispatih yang dibawakannya. Badai pun menanggapi hal ini dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Selatan, Senin, 28 Juli 2025.

“Kalau dibilang diminta Rp5 juta, itu hanya pernyataan lisan dan berasal dari manajemen kami saat itu,” ujar mantan keyboardist Kerispatih tersebut.

Baca Juga: Tsunami Terjang Hokkaido Usai Gempa M8,7 di Rusia, Warga Jepang Evakuasi Kilat ke Gedung Bertingkat

Badai lantas mempertanyakan, apakah Sammy pernah benar-benar membayar biaya tersebut atau tidak. “Sekarang saya tanya, pernah bayar nggak ke manajemen kami dulu?” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak pernah ada kesepakatan resmi soal pembayaran, karena sejak awal pihaknya telah melarang Sammy membawakan lagu-lagu ciptaannya.

“Seingat saya, memang kami melarang karena yang bersangkutan sudah keluar dari Kerispatih,” tegas Badai.

Baca Juga: Dapat SMS Penerima BSU, Ernest Prakasa Kaget Namanya Dicatut Sebagai Karyawan Kemenkes

Menurutnya, setelah hengkang dari band pada 2010, Sammy seharusnya fokus membangun karier solo tanpa lagi menggunakan lagu-lagu dari Kerispatih, khususnya ciptaan Badai.

“Saya bilang, kalau sudah keluar, ya silakan jalan sendiri. Tidak perlu bawa lagu-lagu kami lagi,” ujarnya.

Badai juga mengungkapkan bahwa sejak keluar dari Kerispatih pada 2016, ia sempat menawarkan skema pembagian royalti kepada band tersebut. Ia memberikan opsi 10 persen royalti, yang kemudian dinegosiasikan menjadi 5 persen melalui kontrak selama satu tahun pada 2022–2023.

Baca Juga: Viral Aksi Operator Sound Bongkar Tenda Warga di India, Warganet: Mirip Sound Horeg di Indonesia

“Kesepakatan seperti itu juga saya tawarkan ke Sammy, tapi dia menolak,” jelasnya.

Meski begitu, Badai menyebut dirinya tidak pernah menuntut atau menagih bayaran secara langsung kepada Sammy atas penggunaan lagunya.

Halaman:

Tags

Terkini