Dibuat dengan Cinta dan Totalitas Selama 5 Tahun
Yang membuat Jumbo begitu istimewa bukan hanya ceritanya, tapi juga proses panjang di balik produksinya.
Film ini digarap selama lima tahun, melibatkan lebih dari 400 tenaga kreatif lokal, termasuk animator, musisi, penulis skenario, hingga insinyur teknis.
Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, film ini berasal dari ide kreatif Irfan Ramli dan Adriano Qalbi, yang ingin membuat animasi bertema perundungan anak sejak tahun 2019.
Baca Juga: Setelah Jumbo Sukses Besar, Kini Giliran Film Animasi Adit Sopo Jarwo Hadir di Bioskop!
Menuju Penayangan Internasional
Prestasi Jumbo tak berhenti di Indonesia. Dalam waktu singkat, film ini telah menyedot 1 juta penonton dalam 7 hari pertama penayangannya.
Kini, Jumbo bersiap tayang di 17 negara, termasuk di Asia dan Eropa. Ini menandai langkah besar film animasi lokal menuju panggung internasional.
Kisah Kecil yang Menyentuh Jutaan Hati
Keberhasilan Jumbo bukan hanya soal angka penonton, tapi juga dampak emosional yang dirasakan banyak orang.
Baca Juga: Tragedi Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon: 10 Korban Jiwa dan Kondisi Terkini
Film ini membuktikan bahwa cerita sederhana, jika disampaikan dengan ketulusan dan kualitas, bisa menyentuh jutaan hati.
Jumbo adalah bukti nyata bahwa industri film Indonesia, khususnya animasi, mampu menghadirkan karya berkualitas tinggi yang dicintai publik.
Dukungan besar dari penonton adalah semangat bagi para kreator lokal untuk terus berkarya.
Kita tunggu gebrakan Jumbo selanjutnya di panggung global!***