entertainment

Ryan Adriandhy Jadikan Kisah Bullying Dirinya Jadi Inspirasi Film Animasi ‘Jumbo’

Rabu, 23 April 2025 | 08:15 WIB
Ryan Adriandhy Ungkap cerita dirinya pernah di-bully saat kecil jadi inspirasi film animasi 'jumbo' (YouTube/trans 7)

TITIKTEMU.CO - Kesuksesan film Jumbo ternyata menyimpan cerita pribadi dari sutradara Ryan Adriandhy. Dalam wawancara terbaru, Ryan membagikan bahwa film ini adalah bentuk penyembuhan dari luka masa kecilnya yang pernah mengalami perundungan.

Lewat media sosial, Ryan menulis:

"1995 jatuh cinta pada animasi, 2005 dibully di sekolah, 2015 belajar animasi, 2025 bikin film tentang bullying. Semuanya akan baik-baik saja."

Baca Juga: Link Full Warung Madura Viral 2025: Perempuan Baju Kuning dan Gaya VC Unik, Ramai TikTok dan Facebook Dicari

Masa Kecil yang Tak Mudah

Ryan mengisahkan bahwa ia mulai mengalami bullying sejak sekolah dasar. Tubuhnya yang lebih cepat tumbuh rambut membuatnya jadi bahan olokan.

"Aku dipanggil Pak RT, bahkan monyet, cuma karena kumisku tumbuh duluan,” kenangnya.

Meski tampak seperti candaan, pengalaman itu menorehkan luka. Namun Ryan tidak menyimpan dendam. Ia memilih menyublimkannya menjadi karya yang berdampak.

Baca Juga: Lowongan kerja BPBD DKI Jakarta 2025, loker D4 S1 Jakarta, rekrutmen BPBD Jakarta, lowongan Technical Support

‘Jumbo’ Sebagai Bentuk Empati

Film Jumbo lahir dari keinginan Ryan untuk menciptakan cerita yang bisa memberi ruang bagi anak-anak dan orang tua untuk berbicara tentang empati, penerimaan, dan rasa percaya diri.

Karakter dalam film pun banyak yang terinspirasi dari orang-orang di sekitarnya saat masa kecil.

“Saya ingin anak-anak yang merasa aneh atau berbeda tahu bahwa mereka tidak sendiri,” ucapnya.

Baca Juga: Kapan Idul Adha 2025? Ini Prediksi Tanggal Resmi Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Halaman:

Tags

Terkini