TITIKTEMU.CO. - Bioskop TransTV Jumat (15/9) malam pukul 23.00 akan memutar film Beirut besutan sutradara Brad Anderson dengan bintang Jon Hamm dan Rosamund Pike. Kisah Beirut ini dimulai jauh sebelum Tony Gilroy memantapkan dirinya sebagai penulis skenario terkenal. Tahun 1991, saat mengerjakan komedi romantis 'The Cutting Edge' (1992), Gilroy bertemu dengan produser Robert Cort, yang kebetulan adalah mantan analis CIA.
"Kami melakukan banyak percakapan geopolitik dan menurut Robert film tentang negosiator diplomatik dinas luar negeri akan menarik," kata Gilroy. Pada saat itu, Beirut juga menjadi topik hangat. karena buku Tom Friedman 'Dari Beirut ke Yerusalem' baru saja terbit. Gilroy ingin menempatkan seorang negosiator dalam latar sejarah yang dapat terasa nyata dalam kehidupan tanpa benar-benar menjadi kisah nyata.
Film ini kemudian menjadi proyek yang layak secara komersial setelah film 'Argo' keluar pada tahun 2012. Film, yang dibuat pada tahun 1979, memenangkan Penghargaan Akademi Gambar Terbaik dan meraup US $ 232 juta di seluruh dunia, membuktikan bahwa film thriller politik berlatarkan Timur Tengah dapat berhasil secara kritis dan finansial. Produser Mike Weber kemudian menghidupkan kembali 'Beirut' dengan restu penulis skenario Tony Gilroy.
Baca Juga: Film Bioskop The Equalizer 3, Denzel Washington Melawan Mafia Di Italia Selatan
Kota Tangier di Maroko terbukti sangat cocok sebagai lokasi syuting pengganti Beirut, karena kejadian unik dalam sejarah kota ini. Tangier mengalami ledakan pembangunan gedung sepuluh tahun lalu dan semuanya berasal dari uang narkoba. Ketika pemerintah mengetahui hal itu, mereka segera menghentikan pembangunan. Jadi ada bayak bangunan di Tangier yang hanya setengah jadi. Pemerintah yang tidak ingin penghuni liar tinggal di gedung-gedung ini kemudian merobohkannya. Ini menjadi lokasi syuting yang pas.
Sinopsis Film Beirut
Sinopsis film Bairut dibuka dengan kehidupan luar biasa Mason Skiles (Jon Hamm) yang menjadi diplomat di Beirut. Dia dan istrinya, Nadia (Leila Bekhti), tinggal di sebuah rumah yang indah dan membimbing seorang anak laki-laki Palestina berusia tiga belas tahun bernama Karim. Adegan pembuka adalah pesta yang diselenggarakan oleh Stiles untuk pejabat lainnya. Karim membantu melayani para tamu
Saat mengadakan sebuah pesta, Skiles dihadang oleh temannya, petugas CIA Cal Riley ( Mark Pellegino), yang ingin menanyai Karim, yang saudara laki-lakinya ternyata terkait dengan Pembantaian Munich tahun 1972. Pesta tersebut diserang oleh saudara laki-laki Karim, Rami, yang kemudian menculik Karim. Dalam baku tembak berikutnya, Nadia terbunuh. Apa yang terjadi malam itu mengubah hidup Mason selamanya, bersama beberapa orang lainnya di pesta itu.
Baca Juga: Sinopsis Film 9/11, Lima Orang Terjebak Dalam Lift Selama Serangan 9/11
Sepuluh tahun kemudian, Skiles telah menjadi pecandu alkohol dan bekerja sebagai arbiter tenaga kerja wiraswasta di New England. Saat menengahi masalah perburuhan antara pihak-pihak yang sangat keras kepala dan berjuang untuk mempertahankan perusahaan kecilnya, dia didekati oleh Sully, klien lama, atas nama pemerintah AS.
Sahabatnya Cal Riley ternyata diculik kelompok yang dimpin Karim bekas anak angkatnya. Apakah Skiles bisa menyelamatkan Riley ? Bernegosiasi dengan Karim yang dulu anak angkatnya ?
Artikel Terkait
Sinopsis Film Hotel Mumbai, Serangan Nyata Teroris Ancam Tamu
Sinopsis Film Bel Canto, Penyanyi Opera Di Dalam Sandera Pemberontak
Film Bioskop The Equalizer 3, Denzel Washington Melawan Mafia Di Italia Selatan
Sinopsis Film White House Down, Perlawanan Channing Tatum Yang Ditolak Jadi Agen Pengaman Presiden
Sinopsis Film 9/11, Lima Orang Terjebak Dalam Lift Selama Serangan 9/11