Hingga suatu malam, sebelum 40 hari meninggalnya ibu, kakaknya mengetuk-ngetuk kamar Nadia tegah malam. Wajahnya gemetar ketakutan dan penuh keringat.
Baca Juga: Link Cerita Horor Padusan Pituh SimpleMan, Spin-Off Sewu Dino, Janur Ireng dan Ranjat Kembang
Namun, sang kakak tidak menceritakan apapun. Dia mengatakan ingin tidur di kamar Nadia dengan alasan kamarnya panas.
Namun, sang kakak bercerita bahwa dirinya bermimpi melihat ibu di kerangkeng rantai besi.
“Ibu menangis kesakitan dan berteriak menyuruh kakak lari, tapi kemudian ada makhluk hitam besar berbulu yang menyergap kakak dan akhirnya kakak tersentak bangun,” tulis JeroPoint.
Baca Juga: Link Cerita Horor Lemah Layat Agar Mudah Memahami Trilogi Sewu Dino SimpleMan
Anehnya, setelah terbangun, sang kakak masih mendengar suara tangisan ibunya. Suara tangisannya terdengar jelas dan terus-menerus.
“Mereka berdua juga harus terbiasa dengan segala keanehan di rumah. Bapaknya setiap Senin melakukan ritual di ruang kerjanya dengan membawa kepala kambing hitam,” tulis JeroPoint.
Bisnis keluarga Nadia makin maju. Bapaknya mendapat banyak proyek lain. Sampai akhirnya semuanya terungkap.
Baca Juga: Cerita Horor Janur Ireng, Bagian Kedua dari Trilogi Sewu Dino dari SimpleMan, Catat Linknya
Pada tahun 2012 terjadi pertengkaran hebat antara kakak Nadia dan ayahnya. Sang kakak mengamuk sampai membawa pisau dan mengancam ingin membunuh ayahnya.
“KAMU BUNUH IBUKU! SEKARANG GANTIAN!” teriak kakak Nadia seperti ditulis JeroPoint.
Bagaimana kisah selanjutnya, silakan baca cerita leghkapnya di sini: DI AMBANG KEMATIAN.***