Ikshan memegang tangan Ava ia genggam sontak perilaku Ikshan membuat orang yang melihatnya menjerit iri. Mereka mau di posisi Ikshan.
“DEMI APA!”
“ICE PRINCE GUE!”
“EH ITU PACAR KAK IKSHAN?”
“NAPAS GUE SESEK!”
“AING MAUNG KAK IKSHANNN!”
“CEWENYA B AJA KAGA ADA CAKEPNYA.”
“COCOK YAAMPUN.”
“JELEK GITU MENDING SAMA KAK JESICA!”
“ENGGAK LAH SAMA YANG INI COCOK.”
“POTEK GINJAL AING.”
“MAU DIGANDENG JUGA KYAAA!!”
Ikshan mengabaikan teriak-teriakan heboh tentang dirinya dan Ava saat ini baginya itu tidak penting berbeda lagi dengan Ava yang sekarang rasanya ingin pergi menjauh dari Ikshan tapi sayang Ikshan sudah lebih dulu merangkulnya.
Tidak membiarkan Ava pergi darinya.
“Ayo kekelas. Bentar lagi bel.”ajak Ikshan.