“Ikshan.”panggil Pak Dewo, pembina osis.
Pak Dewo ikut duduk di sebelah Ikshan.
“Ada apa, pak?”tanya Ikshan tanpa basa-basi.
“Ketua OSIS kita mengundurkan diri.”kata Pak Dewo.
Ikshan menatap pak dewo sambil menunggu lanjutan dari pembicaraan Pak Dewo.
“Dia ada urusan keluarga yang mengharuskan dia pindah ke luar negeri dan juga pindah sekolah.”jelas Pak Dewo.
“Jadi?”tanya Ikshan, “Jadi saya harus pegang tanggung jawab kan sebagai pengganti.”lanjut Ikshan mengerti tujuan dari pembahasan Pak Dewo.
Pak Dewo mengganguk. “Iya nak, kamu mau kan?”tanya Pak Dewo penuh harap.
“Hanya untuk tahun ini, setelahnya kamu akan lengser.”ucap Pak Dewo.
Ikshan terdiam sejenak, lalu ia menjawab.
“Nanti saya pikirkan lagi, saya pamit keluar.”
***
NEXT PART 2