pariwisata

Lagi Tren, Ini 7 Destinasi Wisata Kopi Terbaik  

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:39 WIB
Kopi Malabar (kopimalabar.000webhostapp.com)

Dalam kondisi normal, Kopi Banaran buka setiap hari mulai pukul 07.00- 21.00 WIB. Namun untuk  museum buka dari pukul 07.00- 14.00 WIB saja. Harga tiket masuk ke museum hanya Rp 5.000,  dan tambahan Rp 20.000 untuk bisa melihat proses pengolahan kopi.

Kopi Banaran memang terkenal dengan wisata keluarga dengan julukan“Kampoeng Kopi Banaran”. Di sini ada program one stop agro and education service.

Pengunjung bisa memilih berbagai aktivitas menarik,  seperti menjelajah kebun kopi dengan naik ATV. Ada juga memanen kopi, dan mengolahnya hingga bisa dinikmati.

Sedangkan Museum Kopi Banaran menyimpan kopi-kopi bersejarah di seluruh nusantara. Cocok banget buat kamu yang ingin liburan bersama keluarga ke kebun kopi.

Mesastila Magelang

Mesastila Magelang (Wikipedia)

Mesastila Magelang berlokasi di Desa Losari, Grabag, Magelang,  berada di dataran tinggi yang dikelilingi Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Telemoyo. Bisa dibayangkan seperti apa pengalaman yang akan kamu dapatkan di Mesastila.

Sebanyak 90 persen kebun kopi di Mesastila Magelang ini adalah kopi robusta. Buat kamu yang selama ini akrabnya sama kopi arabika doang, tempat ini wajib banget dikunjungi.

Di sini kamu juga bisa mengintip proses pengolahan kopi hingga jadi minuman yang enak disruput ditambah dengan menyantap pisang atau singkong rebus.

Kebun Kopi Malabar

Kopi Malabar (kopimalabar.000webhostapp.com)

Nah, sekarang kita wisata tematik kopi ke Jawa Barat, tepatnya di Kebun Kopi Malabar Jawa Barat. Berada di Pengalengan, di ketinggian 1.400-1.800 mdpl dengan suhu 15-21 derajat celcius, kebun kopi satu ini sangat cocok untuk ditanam kopi jenis arabika.

Kopi Arabika Malabar Java Preanger ini memiliki proses yang spesial dengan menerapkan standar operasional produksi  serta pengawasan tenaga ahli profesional.

Kopi Arabika Malabar ini memiliki karakteristik unik. Kental dan dominan rasa cokelat berpadu rasa rempah di akhir seruputan.

Selain minum kopi, wisatawan bisa keliling perkebunan kopi sambil melihat langsung proses memetik kopi khas dari Malabar.***

Halaman:

Tags

Terkini