pariwisata

Pelaku Pariwisata di Bromo-Tengger-Semeru (BTS) dilatih pemasaran online di Malang

Senin, 20 Februari 2023 | 17:01 WIB
Kemenparekraf berupaya meningkatkan kemampuan pemasaran online untuk para pelaku parekraf di Bromo-Tengger-Semeru (BTS). (pic. kemenparekraf)

Baca Juga: Tim evakusi lemparkan makanan dan selimut pada korban helikopter jatuh di Jambi. Siap bertahan Jenderal!

Diah mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas layanan usaha.

"Karena tentunya pascapandemi persepsi wisatawan akan mengalami pergeseran tren wisata, terutama perhatian dalam hal kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) yang semakin meningkat,” ujarnya.

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf Florida Pardosi, dalam sambutannya pada kegiatan tersebut menjelaskan, dalam pelatihan para peserta mendapatkan berbagai materi.

Baca Juga: Terganggu dengan ujaran kebencian? Begini cara melaporkan hate speech ke polisi

Yakni mencakup digital mindset, digital toolset, dan digital skillset dengan metode penyampaian secara teori dan praktik terkait cara pendaftaran di platform online yaitu salah satunya adalah Tripadvisor.

“Pelatihan ini dikembangkan agar dapat membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan sehingga memiliki kapasitas dalam memasarkan usahanya dengan memanfaatkan teknologi digital," ujar Florida Pardosi.

Setelah mengikuti pelatihan, para pelaku usaha juga akan diberikan pendampingan dan monitoring agar usaha yang telah terdaftar dan terverifikasi di platform online dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menjangkau pasar.

Baca Juga: ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 di Yogya Sukses. Nilai Transaksi Mencapai Rp 8 Miliar Lebih

Lebih lanjut Florida menjelaskan, pelatihan pemasaran online P3TB akan menjangkau para pelaku usaha yang ada di 6 DPP yakni Danau Toba, BYP (Borobudur-Yogyakarta-Prambanan), Lombok, Labuan Bajo, BTS (Bromo-Tengger-Semeru), dan Wakatobi berjumlah total 4.119 orang yang usahanya belum terdaftar pada platform digital.

"Khusus BTS sendiri ditargetkan sebanyak 866 orang pelaku usaha di Key Tourism Area (KTA) Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan Malang Raya," ujar Florida.

Sementara pihak pemerintah daerah dalam hal ini Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Baihaqi, mendukung pelatihan pemasaran online ini yang diyakini sebagai upaya peningkatan kualitas promosi wisata.

Baca Juga: Kunjungi Yuuk! Event Asean Tourism Forum (ATF) 2023 di Yogyakarta, Kesempatan Emas Bagi Pelaku UMKM

Sehingga mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia khususnya Malang sebagai wilayah penyangga DPP Bromo-Tengger-Semeru. ***

Dapatkan update berita, dan informasi pilihan olah raga, film, dan lowongan kerja dengan bergabung di Grup Telegram TITIKTEMU.CO. Caranya, klik link Telegram TITIKTEMU dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.

Halaman:

Tags

Terkini