TITIKTEMU.CO JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali membuka program penerimaan mahasiswa baru untuk menempuh studi di Politeknik Pariwisata (PMB-Poltekpar).
Di tahun akademik (T.A) 2023/2024 Poltekpar membuka pendaftaran dengan total 3.805 kuota mahasiwa baru untuk enam Poltekpar yang berada di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf.
Baca Juga: Pelayanan paspor kolektif bagi jamaah haji, petugas Kantor Imigrasi Semarang lakukan jemput bola
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno secara resmi telah melakukan peluncuran program PMB-Poltekpar di sela-sela "Weekly Brief with Sandi Uno", di Jakarta, pada Senin 13 Pebruari 2023 lalu.
Sandiaga mengatakan, sumber daya manusia merupakan salah satu kunci utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Khususnya dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.
Baca Juga: Tok! DPR dan Kemenag sepakat Biaya Haji 2023 sebesar Rp 49,8 juta
PMB Tahun Akademik 2023/2024 dibuka untuk menjaring calon SDM Pariwisata terbaik untuk dididik menjadi insan hospitality yang unggul untuk mampu bekerja dan berwirausaha.
"Poltekpar lulusannya semua terserap industri dan sebagian ada yang menjadi tourismpreneur, technopreneur, dan sociopreneur. Karenanya kita terus menggalakkan untuk kuliah di Poltekpar aja," kata Menparekraf Sandiaga.
Dalam PMB-Poltekpar kali ini, total kuota mahasiswa baru yang tersedia sebanyak 3.805 untuk enam Poltekpar yang ada di bawah naungan Kemenparekraf.
Yakni Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.
Ada dua jalur penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Politeknik Pariwisata. Pertama adalah melalui Seleksi Bersama Masuk Politeknik Pariwisata yang berada di lingkungan Kemenparekraf.
Yaitu pendaftaran dan seleksi dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.