pariwisata

5 Tempat Wisata di Raja Ampat. Nomor 3 Tidak Disarankan Bagi Mereka yang Memiliki Riwayat Jantung

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:06 WIB
Salah satu Tempat Wisata di Raja Ampat Yang Terlalu Sempurna (Tangkapan layar youtube Channel E Indonesia)
  1. Wayag

Selain Pyanimo Wayag juga sering dikunjungi ketika wisatawan berkunjung ke Raja Ampat. Pemandangan yang ditawarkan pun tidak kalah indahnya.

Tidak hanya ikan parimata, kalian juga bisa melihat penyu yang berenang dari puncak Wayag. Jika menghadap ke arah barat, pulau Gebe di Maluku Utara juga akan terlihat.

Wyag Raja Ampat Papua Barat (tangkapan layar youtube Channel E Indonesia)

Kendati demikian keindahan  Wayag dan sekitarnya tidak bisa dinikmati oleh semua orang, terlebih mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung. Sebab untuk mencapai puncaknya, wisatawan harus melewati bebatuan yang tidak ada tangga kayu.

 Baca Juga: Ini Menu Wajib Wisata Kuliner Makassar, Surganya Kuliner Indonesia...

  1. Manta Point Misool

Manta Point Misool ( tangkapan layar youtube Channel E Indonesia)

Ini merupakan salah satu spot menyelam di misool. Arusnya cukup besar namun terdapat beberapa bebatuan yang membentuk bukit untuk dijadikan pijakan.

Manta Point Misool Raja Ampat Papua Barat (tangkapan layar youtube Channel E Indonesia)

Ikan parimata sering berenang di sekitar bebatuan tersebut. Manta point terdapat pos penjaga.

Sebelum menyelam wisatawan harus melapor untuk mengetahui jadwal menyelam. Jika ada waktu kosong dan kuota menyelam masih ada maka wisatawan tersbut bisa menyelam. Jika tidak wisatawan harus menunggu esok harinya.

Baca Juga: 7 Tempat di Kawasan Wisata Dieng Negeri di Atas Awan 2022, Yang Wajib kamu kunjungi!

  1. Puncak Harfat

Puncak Harfat merupakan tempat tracking di Misol, sama seperti Pyanimo ada tangga dari kayu untuk menuju puncak sehingga aman bagi lansia.

Selain menawarkan pemandangan lautan, Puncak Harfat juga memiliki goa yang dihiasi oleh ukiran unik yang terbentuk secara alami.

Puncak Harfat Raja Ampat (tangkapan layar youtube Channel E Indonesia)

Pada saat menjelang bulan puasa masyarakat setempat menuturkan bahwa terkadang mereka bisa mendengar lantunan sholawat dan bunyi rebana dari goa tersebut. Untuk menuju ke goa keramat ada beberapa aturan yang perlu ditaati, di antaranya adalah tidak boleh berbicara kotor, dan tidak boleh berisik.

Halaman:

Tags

Terkini