pariwisata

Kampung Naga, Menjaga Tradisi Leluhur di Dasar Lembah

Senin, 20 September 2021 | 12:12 WIB
Kampung Naga. (disparpora.tasikmalayakab.go.id)

Berpenduduk 100 kepala keluarga, kampung ini  berada di dasar lembah di ketinggian 1.200 mdpl dengan udara sejuk. 

Untuk mencapai Kampung Naga pengunjung harus menuruni 439 anak tangga dengan kemiringan 45 derajat, sedikit berkelok mengikuti kontur lahan. 

Di ujung anak tangga ada jalan setapak setinggi 1,5 dengan pemandangan Sungai Ciwulan, hamparan sawah, kolam ikan, dan saung.

Hanya ada 113 bangunan di Kampung Naga; masjid, bale kampung, dan lumbung padi umum. Jumlah rumah 103, tidak boleh tambah tidak boleh kurang.

Baca Juga: Tanah Papua... Ada 5 Surga di Ujung Timur Indonesia

Semua warga beragama Islam. Namun, mereka tetap taat menjalankan adat warisan karuhun (leluhur).

Naga sendiri berasal dari penggalan kata bahasa Sunda, nagawir, artinya kampung di bawah tebing terjal. 

Kampung Naga pernah dibakar habis oleh pemberontakan DI/TII pimpinan Kartosuwiryo pada 1956. Hampir semua bangunan dibakar, termasuk dokumen-dokumen.

Menurut versi tutur, Kampung Naga berawal pada masa Sunan Gunung Jati. Sang Sunan menugaskan pengikutnya, Singaparana, menyebarkan agama Islam ke Barat.

Singaparana akhirnya sampai di daerah Neglasari. DI tempat ini dia bersemedi dan mendapat wangsit untuk menetap di satu tempat (Kampung Naga).

Baca Juga: Pantai Gading Purba, Wisata Alternatif di Seputaran Waduk Gajah Mungkur

Nama Kampung Naga diberikan karena lokasinya di pinggir tebing atau nagawir dalam bahasa Sunda. Naga berasa dari kata “nagawir”.

Kampung Naga banyak dikunjungi wisatawan. Tidak ada tiket, loket, dan petunjuk wisata. Sebab Kampung Naga bukan kampung wisata.

Jika Anda ingin mengunjungi kampung ini, gunakan guide dari penduduk setempat. Pasalnya, ada beberapa pantangan dan saturan unuk masuk ke Kampung Naga.

Disarankan mengunjungi Kampung Naga saat penduduk setempat menggelar ritual adat yang disebut Hajat Sasih, yaitu pada tanggal 1 Muharam, dan Maulid Nabi.

Halaman:

Tags

Terkini