pariwisata

Kementerian BUMN dan Eagle Hills UEA Menandatangani Perjanjian Pengembangan Pariwisata Senilai 3 Miliar Dolar AS

Kamis, 18 Juli 2024 | 04:02 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman pengembangan pariwisata oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dan Chairman Eagle Hills serta Pendiri Emaar, Mohamed Ali Rashed Alabbar (Kementerian BUMN)

Baca Juga: Piala Presiden 2024 Siap Digelar 19 Juli

"MoU ini berlaku selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan melalui kesepakatan bersama. Tidak ada jangka waktu yang ditetapkan untuk investasi sebesar 3 miliar dolar AS dan memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaannya," sambung Erick.

Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya lebih luas oleh Kementerian BUMN untuk meningkatkan kerja sama antara BUMN dan perusahaan-perusahaan global untuk meningkatkan produktivitas dan dampak bagi Indonesia.

Baca Juga: Lokasi Operasi Patuh Candi SOLORAYA 2024, Dimana dan Tanggal Berapa? Kapolres Tekan Angka Kecelakaan dan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Erick menyampaikan BUMN di berbagai sektor telah menjalin kemitraan penting dengan mitra global, termasuk dengan Merck dari AS untuk vaksin, Swire Hong Kong di sektor kesehatan, dan dengan perusahaan energi terbarukan Masdar dari UAE.

"Beberapa kerja sama juga telah dilakukan untuk membantu membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) Indonesia, seperti dengan raksasa pertambangan Kanada Vale-Based-Metal untuk nikel," kata Erick.

Baca Juga: Open Recruitment MIND ID XPLORER, Pendaftaran Dibuka Mulai 15 hingga 31 Juli 2024: Cek Syarat Lengkap Link Pendaftaran di Sini

Menteri BUMN Erick Thohir bersalaman dengan Ketua Eagle Hills serta Pendiri Emaar, Mohamed Ali Rashed Alabbar usai penandatanganan MoU Pengembangan Pariwisata Indonesia di Dubai, Selasa 16 Juli 2024 (Kementerian BUMN)

Ketua Eagle Hills serta Pendiri Emaar, Mohamed Ali Rashed Alabbar mengatakan Indonesia memiliki potensi besar karena sumber daya dan destinasi pariwisatanya. Alabbar menilai kerja sama ini menandai tonggak penting bagi upaya Indonesia menarik investasi asing dan keahlian untuk memperkuat industri pariwisatanya yang berpotensi memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

"Kami percaya Indonesia dapat menjadi kompetitif dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB. Eagle Hills ingin mendukung upaya ini," kata Alabbar.***

Halaman:

Tags

Terkini