"Di fase pertama, kita akan membangun yang pendek dulu di dalam kawasan. Pengembangan ke depannya (cable car) akan menyambung sampai ke Tangkuban Perahu itu bisa 5 kilometer," kata Panca.
Ia optimistis rencana kerja sama ini akan menarik minat investor karena selain rencana pengembangan yang matang, Sari Ater, yang merupakan salah satu destinasi yang kaya akan potensi.
"Sudah ada 1,7 juta kunjungan wisatawan dalam satu tahun," ujar Panca.
Baca Juga: Wisata Turangga, Mencoba Sensasi Kuda Yang Ada Di Keraton
Ia memastikan kehadiran cable car nantinya akan memperkuat daya tarik karena teknologi yang dihadirkan POMA adalah yang terbaik.
"Ini memang sangat disayangkan kita (masih) di belakangnya Vietnam. Kalau di Vietnam sudah punya tiga (cable car) dan resortnya sampai yang punya kamar seribu," kata Panca.
Representatif POMA lainnya, Sapta Nirwandar, beraharap rencana ini sudah dapat berjalan di bulan Oktober mendatang.
"Kita tahu Sari Ater adalah tempat yang sangat indah dan nyaman. Apalagi daya tarik dari thermal (air panas) saat ini sedang menjadi tren di negara-negara Eropa," ujar Sapta.