pariwisata

Bagaimana Kalau Puluhan Gadis Cantik Keluar Masuk Kampung Wisata Jalur Sumbu Filosofi Yogyakarta

Sabtu, 11 Mei 2024 | 15:15 WIB
Finalis Miss mega Bintang di Ndalem Mangkubumen untuk mengikuti tiga aktivitas yaitu menari, membatik dan mewiru (Pemprov Yogyakarta)

TITIKTEMU.CO, Terbayang  50 gadis cantik  finalis Miss Mega Bintang Indonesia atau MMBI 2024 naik kendaraan tradisional yaitu andong dan becak kayuh ? Mereka  berkeliling beberapa kampung wisata di sepanjang jalur sumbu filosofi awal pekan lalu .

Para gadis cantik ini berkumpul di Lapangan Padmasuri kemudian naik andong melewati Panggung Krapyak. Sebelumnya mereka sudah diedukasi tentang Panggung Krapyak yang merupakan bagian dari Sumbu Filosofi. Dari Panggung Krapyak, peserta menuju ke Tamansari. Setelah masuk Tamansari, peserta diajak jalan jalan berkeliling masuk gang-gang di Kampung Wisata Tamansari melihat kekhasan yang dimiliki.

Dari Kampung Wisata Tamansari, peserta naik andong kembali menuju Ndalem Mangkubumen untuk mengikuti tiga aktivitas yaitu menari, membatik dan mewiru. Mewiru kain batik memang menjadi kekhasan Kampung Wisata Kadipaten. Kebanyakan orang dari dalam maupun luar DIY mempunyai kain batik yang sudah dilipatkan atau dijahit. Untuk itu, peserta diajarkan cara mewiru kain batik yang sebenarnya.

Baca Juga: Catat Ini, Agenda Hiburan Di Yogya Saat Akhir Pekan Panjang

Rupanya Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY mengandeng Yayasan Dunia Mega Bintang memperluas promosi sumbu filosofi, utamanya kampung wisata yang masih kurang terekspos di mancanegara.

"Sebenarnya kampung wisata sudah memiliki paket wisata yang luar biasa namun sayangnya masih kurang terekspos terutama di mancanegara. Jadi kita kombinasikan jalur sumbu filosofi masuk ke dalam kampung wisata yang ada di dalamnya. Kali ini kita bawa mereka ke kampung wisata Tamansari, kampung wisata Kadipaten dan kampung wisata Sosromenduran," tutur Ketua BPPD DIY GKR Bendara.

Putri bungsu Raja Keraton Yogyakarta tersebut mengungkapkan kampung wisata tersebut perlu diekspos karena mempunyai kisah inspiratif perempuan-perempuan yang mencoba untuk berjuang. Hal ini menunjukkan di DIY tidak hanya kota budaya tetapi masyarakatnya memiliki semangat nyata bertahan. Setelahnya, peserta menaiki becak kayuh menuju Teras Malioboro 2 untuk berbelanja produk -produk UMKM DIY

"Saya memang tidak mengekspos destinasi wisata yang megah dan besar-besar tetapi utamanya lebih banyak ke kampung wisata. Hari ini kita menggandeng beberapa kampung wisata dalam satu kali trip perjalanan. Hal ini sejalan dengan visi misi Ngarsa Dalem dimana kampung atau desa itu harus bisa mandiri. Salah satunya menumbuhkan perekonomian mandiri dengan pariwisata sehingga ini yang coba kita dorong agar terekspos," tandasnya.

Baca Juga: Jogja Art Books Fest 2024 Digelar, Ini Link Untuk Mengunjungi Festival Ini

Jesslyn Loh, Finalis MMBI 2024 perwakilan Kepulauan Riau 2 mengaku baru pertama kalinya berkunjung ke Yogyakarta dan sangat senang sekali berkeliling kampung wisata naik andong. Sebagai penggemar batik, dirinya sangat senang bisa belajar membatik langsung pada ahlinya sehingga kunjungan ini menjadi pengalaman baru dan berharga. Ia pun berharap dengan budaya yang yang tetap dilestarikan tersebut maka Pariwisata DIY semakin maju.

Tawana Sheldrick perwakilan Kepulauan Riau 1 dan Cinta Syahrazat perwakilan Banten 3 juga merasa senang sekali dapat berkeliling Yogyakarta naik andong maupun becak kayuh. Dari kunjungan ke kampung wisata tersebut, keduanya bisa belajar sekaligus mendapatkan pengalaman baru yang menarik seperti membatik, menari hingga mewiru kain batik.

MMBI sendiri adalah salah satu ajang kontes kecantikan di Indonesia yang diinisiasi oleh perancang busana Ivan Gunawan sejak 2023 lalu. Ajang pemilihan MMBI kedua ini berlangsung di Yogyakarta dan Jakarta dari 3 Mei sampai 19 Mei 2024. Ada 50 finalis berasal dari 15 provinsi di Tanah Air yang siap memperebutkan mahkota MMBI 2024.

Tags

Terkini