pariwisata

Danau Limboto Bisa Jadi Rekomendasi Tamasya Liburan Akhir Tahun, Ada Pemandian Air Panas dan Kulineran Ikan Tawar Jos Gandos

Selasa, 5 Desember 2023 | 11:23 WIB
Danau Limboto Bisa Jadi Rekomendasi Tamasya Liburan Akhir Tahun, Ada Pemandian Air Panas dan Kulineran Ikan Tawar Jos Gandos (Dok indonesia.go.id)

Di samping itu, tepian danau yang berlumpur termasuk yang ada di persawahan sekitar danau merupakan hasil substrat kaya akan unsur hara.

Danau ini dapat dinikmati dengan mengelilinginya menggunakan perahu yang dapat disewa dari masyarakat setempat.

Umumnya persewaan perahu terdapat di Kampung Kayudurian dan tidak ada harga khusus yang dipatok oleh warga untuk menyewa satu perahu.

Silakan bernegosiasi dengan sang pemilik demi bisa berperahu menikmati keelokan Danau Limboto.

Dengan kekayaan hayati berupa beraneka jenis ikan air tawar, seperti nila, tawes, mujair, dan gabus, memancing menjadi kegiatan yang paling disukai para pengunjung dan masyarakat sekitar Danau Limboto.

Jenis Ikan Danau itu juga dihuni ikan endemik yaitu manggabai (Glossogobius giuris) dan payangga (Ophiocora porocephala). Hanya saja, kini ikan endemik itu sudah sulit ditemukan.

Di sekitar danau terdapat beberapa kedai makan menawarkan aneka masakan berbahan baku ikan air tawar, baik itu dibakar atau digoreng, disesuaikan dengan selera kita.

Gurihnya ikan tak lengkap rasanya tanpa kehadiran sambal setempat dengan rasa pedas khas, yaitu sambal dabu-dabu.

Datanglah pada pagi atau sore hari saat menjelang senja karena ini adalah waktu terbaik untuk menikmati pemandangan danau.

Saat matahari terbit atau tenggelam, pemandangan danau kian semarak oleh kilau cahayanya jatuh di permukaan air danau dan nuansa langit yang berubah warna.

Jika berkunjung pada sore hari, selain mendapatkan keindahan matahari tenggelam, juga dapat menyaksikan sekelompok burung liar terbang melintasi danau menuju sarang mereka.

Objek Wisata
Beberapa objek wisata juga terdapat di sekitar Danau Limboto dan sayang untuk dilewatkan karena memiliki banyak kenangan.

Seperti sebuah rumah sederhana bercat putih di tepian Danau Limboto, tepatnya di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Rumah ini menjadi saksi bisu bagi masyarakat Gorontalo ketika Presiden Pertama RI, Soekarno menginjakkan kakinya di daerah ini.

Soekarno dua kali mengunjungi Gorontalo yaitu pada 1950 dan 1956 dengan menggunakan pesawat amfibi, yaitu pesawat yang bisa mendarat di air. 

Halaman:

Tags

Terkini