Liburan ke suatu daerah baru, rasanya tidak lengkap bila tidak mampir ke alun-alunnya. Termasuk saat wisata ke Magelang. Jangan lupa untuk luangkan waktu sejenak untuk mampir ke Alun-alun Magelang.
Alun-alun Magelang memiliki sejumlah keunikan yang tidak ada ditemukan di alun-alun daerah lain. Misalnya patung Pangeran Diponegoro menaiki kuda. Patung ini dibangun untuk menghargai jasa sang Pangeran mengusir penjajah di Magelang.
Bangunan yang tak kalah ikonik di alun-alun sekaligus menjadi landmark Magelang yaitu menara air. Bangunan peninggalan Belanda ini dulu dimanfaatkan untuk menyediakan kebutuhan air bersih di Kota Magelang. Namun kini, dimanfaatkan PDAM untuk menyediakan air bersih di sekitar alun-alun.
4. Berwisata sejarah di Candi Mendut dan Candi Pawon
Puas berkelana di Alun-alun Magelang, langkahkan kaki menuju kompleks candi di Magelang. Wisata seru di Magelang memang tidak bisa dipisahkan dari candi, terutama Candi Borobudur. Namun, bila Candi Borobudur terlalu mainstream, alihkan tujuan Anda ke 'tetangganya.'
Adalah Candi Mendut dan Candi Pawon. Lokasi kedua candi ini tidak begitu jauh dari Candi Borobudur. Dan, jarak antara Candi Mendut dan Candi Pawon sangat dekat, hanya 5 menit berkendara. Ada juga tiket terusan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Mendut dan Candi Pawon sekaligus.
Baca Juga: Menikmati Sunrise Dan Sunset Sekaligus di Candi Plaosan
Baik Candi Mendut maupun Candi Pawon sama-sama bercorak Buddha. Tak heran bila kedua candi memiliki keterkaitan dengan Candi Borobudur, baik dari sisi historis maupun simbolis. Bila ditarik garis, ketiga candi ini berada dalam satu garis lurus dengan susunan dari timur ke barat adalah Candi Mendut, Candi Pawon, dan Candi Borodudur.
Ada yang istimewa sekaligus unik dari kedua candi ini. Di Candi Mendut, terdapat pohon Dewata (Ficus sp) yang sangat rimbun serta batu-batu reruntuhan. Sementara keunikan Candi Pawon ada pada lokasinya. Ya, Candi Pawon berada di tengah-tengah kompleks perkampungan warga.
5. Mendaki Bukit Dagi
Terakhir menutup wisata seru wisata Magelang, jika tetap ingin ke Candi Borobudur, tapi mencari spot lain, wisatawan bisa 'mlipir' ke Bukit Dagi. Spot ini termasuk yang jarang disambangi pengunjung candi. Padahal masih berada di satu kompleks dengan Candi Borobudur. Lokasinya sebelum pintu keluar.
Sesuai nama depannya, Bukit Dagi berada di ketinggian 275 mdpl. Butuh waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk bisa sampai ke puncak Bukit Dagi. Namun tak perlu khawatir, akses Bukit Dagi sangat mudah. Pengunjung hanya perlu menaiki tangga.
Baca Juga: Jogja Spoor Festival 2023 , Bisa Naik KRD Gratis Dan Berbelanja Lho
Di Bukit Dagi, wisatawan dapat menikmati kemegahan Candi Borobudur dari sudut yang lain. Keindahan Candi Borobudur terlihat dari kejauhan. Di puncak Bukit Dagi, wisatawan bisa menikmati Candi Borobudur yang dikelilingi pegunungan di sekitarnya.
Suasana alam yang disajikan Bukit Dagi sangat berbeda. Adanya pohon pinus di sekeliling bukit membuat suasana lebih nyaman, tenang, sejuk dan mempesona. Tak salah, bila Bukit Dagi menjadi destinasi wisata Magelang yang cocok untuk menepi.