pariwisata

Menikmati Sunrise Dan Sunset Sekaligus di Candi Plaosan

Sabtu, 30 September 2023 | 17:40 WIB
Candi Plaosan menjelang matahariri terbenam (Visit Jateng)

TITIKTEMU.CO, Jarang kita menemukan lokasi paling pas untuk mendapatkan panorama matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) sekaligus. Tapi jika kita di Klaten, kita bisa menemukannya di kompleks Candi Plaosan. Candi yang berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan ini menawarkan suasana sunrise dan sunset yang sama cantiknya pantas jadi wisata Klaten top.

Baca Juga: Asiik Ada Solo Great Sale Yang Menampilkan Diskon Wisata Dengan berbagai Festival

Lokasi Candi Plaosan sangat dekat dengan Candi Prambanan, yaitu 2,7 km atau sekira 6 menit perjalanan memakai kendaraan bermotor. Oleh karenanya, Candi Plaosan menjadi salah satu candi yang wajib disambangi setelah dari Candi Prambanan sebagai wisata seru.

Selain di dalam kawasan Candi, Anda juga bisa menikmati kemegahan Candi Plaosan dari luar kompleks candi. Pun jika ingin mendapatkan suasana sunrise dan sunset yang begitu magis. Wisatawan bisa berfoto di area sekitar candi pada pagi atau sore hari. Hasilnya, Anda akan mendapatkan potret dengan latar belakang candi yang begitu megah serta cahaya matahari yang masuk dari celah-celah candi.

Baca Juga: Kereta api jurusan Yogya- Jakarta - Yogya Dimasuki Pedagang Asongan Lagi, Kok Boleh?

Namun, tidak ada salahnya datang pada siang hari, sebab terdapat hamparan rumput hijau mengelilingi pelataran area kompleks Candi Plaosan yang begitu luas.

Candi Plaosan berada di tengah kompleks pemukiman warga serta tengah persawahan. Ada dua bangunan kuno bersejarah di Candi Plaosan, yaitu Candi Plaosan Lor (utara) dan Candi Plaosan Kidul (selatan). Kedua kompleks candi ini hanya dipisahkan oleh sebuah jalan raya dan area persawahan.

Walau masih satu kompleks, tapi ada perbedaan yang tampak jelas dari kedua candi. Bangunan Candi Plaosan Kidul tidak semegah Candi Plaosan Lor, pun dengan kompleksnya. Candi utama yang tersisa di Candi Plaosan Kidul hanya candi perwara atau candi pengiring.

Baca Juga: Jogja Spoor Festival 2023 , Bisa Naik KRD Gratis Dan Berbelanja Lho

Berbeda halnya dengan Candi Plaosan Lor yang kerap jadi tujuan utama wisatawan. Candi Plaosan Lor terdiri dua candi utama yang disebut candi kembar. Alasannya, karena bentuk kedua candi ini mirip. Kedua candi utama tersebut dipisahkan oleh sebuah pagar dan jalan masuk yang menjadi penghubung menuju kedua candi utama.

Saat memasuki area candi, wisatawan akan disambut oleh sepasang Arca Dvarapala yang saling berhadapan sebagai penjaga pintu masuk. Arca tersebut berjumlah empat buah yang masing-masing mengapit candi utama utara dan selatan.

Ada keistimewaan yang menjadi pembeda Candi Plaosan Lor dengan candi lainnya, yaitu bentuk bangunan yang memiliki dua tingkat atau berlantai dua. Candi utama memliki enam ruang, yaitu tiga ruang di lantai atas dan tiga buah ruang di lantai bawah. 

Baca Juga: Desa Wirun Yang Menjadi Sentra Pembuatan Gamelan , Termasuk Gamelan Untuk Sekaten

Bila melihat dari bentuk atap yang berwujud stupa, Candi Plaosan berlatar belakang agama Buddha. Menurut para ahli, Candi Plaosan dibangun sekitar abad ke-9 pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Kuno.

Tags

Terkini