Sementara itu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sarly Sollu Kapolres Tangerang Selatan memberikan keterangan atas pemeriksaan terhadap isu yang beredar terkait adanya hoax teror bom di area konser NCT 127 2ND TOUR ‘NEO CITY - JAKARTA : THE LINK’.
"Hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa situasi aman terkendali dan tidak ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan. Seluruh proses di lapangan berlangsung secara kondusif," ungkapnya, seperti dilansir di IG dyandraglobal, sebagai promotor konser tersebut.
Baca Juga: Konser Dewa 19 ditunda. Meski terjual 63 ribu tiket dalam 15 menit. Ini penyebabnya!
Sebagai tindaklanjut, saat ini pihak tim Reskrim Polres Tangerang Selatan serta Polda Metro Jaya sedang melakukan profiling terhadap terhadap pelaku penyebar isu teror bom tersebut dan berharap dapat segera diamankan.
"Demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan bersama, kami selaku pihak promotor berkoordinasi dengan pihak terkait dari sebelum acara berlangsung dan akan terus melakukan koordinasi sampai seluruh penonton meninggalkan lokasi acara," tambahnya.
Pihak Kapolres serta promotor juga menghimbau agar seluruh penonton tetap tenang dan tidak panik. Pihak berwenang dan dan pihak promotor menjamin bahwa acara akan berlangsung normal seperti biasa.
Netizen di twitter pun geram dengan yang dilakukan para fans fanatik NCT itu. "Malu-maluin dan norak banget sih," tulis @RT & LIKE.
Sedang akun @nctzenbase menulis: ternyata udah 5 menit konsernya diberhentiin sama taeyong mark gara gara sijeuni pada dorong dorongan.
Setelah festival musik Berdendang Bergoyang dihentikan polisi, kini giliran konser NCT yang juga tak bisa berlangsung secara tuntas. Meski pada penghentian konser NCT ini, kesalahan lebih pada para fansnya yang rebutan untuk bisa berada di depan panggung. Diharapkan konser NCT hari ini akan berlangsung lebih aman dan tertib lagi.***