TITIKTEMU.CO-Selama ini banyak orang mengenal One Piece sebagai anime penuh pertarungan epik, perburuan harta karun, dan petualangan gila di Grand Line.
Namun di balik dunia bajak laut yang riuh itu, ternyata ada sisi emosional para karakter perempuan yang selama ini jarang benar-benar disorot.
Kini, lewat seri novel One Piece Heroines, penggemar akhirnya diajak masuk lebih dalam ke kehidupan pribadi karakter-karakter ikonik seperti Nefertari Vivi, Boa Hancock, Vinsmoke Reiju, hingga Uta.
Bukan tentang siapa yang paling kuat bertarung, tetapi tentang rasa kehilangan, tanggung jawab, kerinduan, dan luka yang mereka simpan diam-diam.
Novel ini ditulis oleh Jun Esaka dengan ilustrasi karya Sayaka Suwa.
Berbeda dari manga utama karya Eiichiro Oda yang dipenuhi aksi cepat dan humor khas kru Topi Jerami, One Piece Heroines justru mengambil pendekatan yang lebih lembut, emosional, dan personal.
Baca Juga: Preview One Piece Episode 1160: Luffy Bertemu Sosok Misterius Loki di Penjara Raksasa Elbaph
Di sinilah daya tarik uniknya.
Pembaca tidak hanya melihat Hancock sebagai wanita paling cantik di dunia One Piece, tetapi juga seorang pemimpin yang memikul kesepian besar di balik ketegasannya.
Vivi tidak lagi hanya tampil sebagai putri kerajaan Alabasta, melainkan sosok yang terus dihantui kerinduan terhadap sahabat-sahabat lamanya di kapal Going Merry.
Sementara itu, karakter Reiju menghadirkan sisi paling manusiawi dari keluarga Vinsmoke yang selama ini dikenal dingin dan brutal.
Novel ini memperlihatkan bagaimana Reiju menyimpan emosi rumit terhadap keluarganya, terutama hubungannya dengan Sanji.
Yang paling menarik perhatian tentu saja Uta.
Karakter fenomenal dari One Piece Film: Red itu kembali mendapatkan sorotan besar.